Polda Babel Periksa Dokumen 18.000 Ton Zircon

Tribratanews.polri.go.id – PangkalPinang. Ditreskrimsus Polda Provinsi Bangka Belitung memeriksa kelengkapan dokumen kepemilikan 18.000 ton zircon yang siap dikirim ke luar Bangka Belitung. Dari pemeriksaan dokumen, polisi mendapati  perusahaan memiliki izin usaha pertambangan.

 

Riribuan ton mineral ikutan jenis zirkon yang rencananya akan dikirim ke Kalimantan Tengah melalui Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang. Sesuai pasal 35 undang-undang nomor  4 tahun 2009 tentang mineral dan batu bara, dikatakan, orang yang melakukan badan usaha harus memiliki tiga izin usaha seperti IUP, IPR, maupun IPK.

 

“Kita dari Kepolisian hanya mengecek izin-izin dari perusahaan seperti izin lingkungan akte pendirian perusahaan bagaimana izin prinsip yang pertama izin IUP Khusus saja, karena perusahaanya  PT Indomas juga  ada di Ketapang. Semuanya lengkap mulai dari  izin dan produk  yang mereka keluar kan itu legal,” terang Dirkrimsus Polda Babel.

 

Rencananya  zirkon tersebut akan dikirim ke Kalimantan Tengah (Kalteng) lantaran pihak perusahaan PT Indomas memiliki peleburannya di sana. Sebelumnya diberitakan sebanyak 18 ribu ton kandungan elminit dan pasir zirkon dikemas dalam karung berukuran jumbo yang akan dikirim ke Jakarta diduga tidak dilengkapi dokumen melakukan aktifitas di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkal Pinang.

 

Setidaknya ada empat dokumen yang harus dilengkapi ketika mengirim kandungan mineral melalui pelabuhan, yakni Surat Keterangan Perusahaan (SKP) awal. Kemudian hasil uji laboratorium untuk mengetahui jenis barang. Laporan pemeriksaan hasil surveyor dan bukti setor pajak daerah dan SKP akhir.

Aktivitas muat zirkon dilakukan dengan sejumlah alat berat meski tanpa dokumen lengkap. Zirkon tersebut diangkut menggunakan Kapal Tongkang Mandiri 33.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password