Amerika Serikat melalui FBI Berikan Penghargaan Kepada Polri, Serta Menjalin Kerja Sama dalam Memerangi Musuh Bersama

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Pemerintah Amerika Serikat melalui Federal Bureau of Investigation (FBI) atau badan investigasi utama dari Departemen Keadilan Amerika Serikat memberikan penghargaan kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas kerja sama dalam investigasi meringkus kejahatan internasional, Jumat (5/7/19).

“FBI mengapresiasi kerja sama luar biasa dalam hal investigasi bersama. Kontribusi Polri sangat tak ternilai dan Polri berhak menerima penghormatan FBI kepada semua anggota yang terlibat dalam menyukseskan misi ini,” demikian tertulis dalam piagam penghargaan FBI kepada 35 anggota Polri, Jumat (5/7/19).

Menanggapi pencapaian Polri di mata internasional, Kabareskrim Komjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si. mengatakan, Polri harus menjalin kerja sama dengan rekan-rekan dari negara lain, seperti yang dilakukan bersama FBI.

“Saya sangat bangga dengan pencapaian ini, jadi izinkan saya dalam kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih kami kepada Wakil Direktur FBI, yang menyampaikan penghargaan kepada personel Polri,” ungkap Komjen Pol. Idham Azis.

Penghargaan ini diberikan karena kerja sama antara Polri dan FBI dalam menangani kasus Equanimity dan Wise Honest. Sebelumnya, Kapal Equanimity disita Polri dalam rangka membantu otoritas Amerika Serikat, dalam hal ini FBI.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu berharap ke depan, Polri dapat memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan FBI dan berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam menangani kasus-kasus kejahatan.

“Saya sangat yakin bahwa kerja sama kami akan tumbuh lebih kuat dan saling menguntungkan,” tutur mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

Selain pemberian penghargaan kepada Polri, FBI dan Polri menandatangani Letter of Intent (LOI) sebagai komitmen kerja sama kuat, kolaborasi, sinergitas memerangi musuh bersama.

Mantan Kapolda Sulteng itu menjelaskan, kejahatan saat ini tumbuh secara masif dengan tipe baru, modus operandi baru, sindikat baru, dan melibatkan negara lain, Serta, teknologi saat ini berkembang pesat dan digunakan oleh hampir semua orang di dunia ini, berkontribusi pada generasi baru kejahatan transnasional, seperti penyalahgunaan media sosial, penipuan kartu kredit, eksploitasi seksual anak, kejahatan dunia maya, ancaman sejenis terorisme; terorisme keuangan, dan terorisme cyber.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami menyambut untuk menandatangani perpanjangan Letter of Intent antara Polri dan FBI dalam Pembangunan Kapasitas dan Mencegah dan Memerangi Kejahatan Transnasional,” ungkap Jenderal Bintang Tiga tersebut.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password