Polisi Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Internasional, 10 Kg Sabu Disita

Tribratanews.polri.go.id-Surabaya. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera mengatakan Jajaran Ditresnarkoba Polda Jatim mengungkap peredaran narkotika jaringan internasional. Saat ditangkap, pengedar narkoba jaringan Myanmar ini membawa narkotika jenis sabu seberat 10 kg yang disamarkan dalam galon cat, Jumat (05/07/19).

Kombes Pol Frans Barung Mangera, menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Yoyok Priyanto di Jalan Raya Bunder, Gresik pada 10 Maret lalu. Dari hasil penangkapan ini, polisi berhasil menyita narkotika jenis sabu seberat 5 Kg.

Tersangka Yoyok, lanjut Kombes Pol Frans Barung, diketahui merupakan bagian dari bandar narkotika jaringan internasional. Sabu yang dimiliki Yoyok, diketahui berasal dari Myanmar yang dibawa melalui Malaysia, kemudian ke Jakarta, hingga akhirnya sampai ke Surabaya.

“Dari penangkapan Yoyok ini, polisi kemudian mengembangkan kasus ini dan mendapatkan informasi ada pergerakan tersangka lain yang masih satu jaringan,” tegas Kombes Pol. Frans Barung, Jumat (5/7).

Setelah mendapati informasi ini, Ditresnarkoba Polda Jatim lalu melakukan monitoring jaringan tersebut. Narkotika jenis sabu yang diselundupkan dikirim melalui jasa pengiriman atau kargo

Polisi yang sudah sejak lama membuntuti mendapati informasi jika sabu yang telah masuk wilayah Indonesia, setelah tiba di Pontianak dan dikirim lagi ke Jakarta, melalui jasa pengiriman.

“Kita sudah dapat info jika sabu itu turun dari kapal dan disimpan dalam sebuah gudang. Sabu disamarkan ke dalam galon cat,” jelas mantan Kapolres Musi Banyuasin Polda Sumsel tersebut.

Pada Rabu (3/7) dini hari, sabu yang sudah tersimpan dalam galon cat tersebut ternyata diambil seseorang dengan menggunakan jasa pengiriman online. Petugas yang sejak awal sudah mengawasi, lalu membuntuti pengambil paket sabu tersebut.

Setelah paket tiba di tempat yang dituju. Paket sabu yang dikemas di dalam galon cat itu, ternyata diterima oleh Pieter Kristiono, di Perum Permata Taman Palem blok A5/ 16, Kelurahan Pegadungan, Kec. Kalideres, Jakarta Barat. Kemudian, petugas menangkap Pieter, yang ternyata beridentitas warga Desa Pilang, Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

“Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita 10 Kg sabu yang dibagi dalam 10 galon cat,” tegas mantan Kabid Humas Polda Sulsel tersebut.

Tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password