Kapolda Bali Buka Kejuaraan Shorinji Kempo Kapolda Cup 2019

Tribratanews.polri.go.id – Denpasar. Polda Bali dan Pengprov Persatuan Shorinii Kempo Indonesia (Perkemi) Bali, bekerja sama menggelar Kejuaraan Shorinji Kempo Kapolda Cup 2019 di GOR Purna Krida Kerobokan, Badung. Kejuaran tersebut dibuka oleh Kapolda Bali, Irjen. Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M., Sabtu (29/06/19).

Ketua Panpel Komang Suardika atau yang biasa disapa Jeghier didampingi Waketum Perkemi Bali, Fredrik Billy di Denpasar, mengatakan, di sela-sela pembukaan hari ini, Kapolda Bali yang didaulat menjadi Ketua Dewan Kehormatan Perkemi Bali, akan unjuk kebolehan dengan mendemonstrasikan jurus-jurus kempo.

Menurut Jeghier, kejuaraan yang berlangsung selama dua hari itu diyakini akan mampu menyedot penonton.

“Saya rasa antusiasme masyarakat tinggi sekali untuk menonton pertandingan ini, dan karena Kapolda Bali juga akan menunjukkan kebolehan beliau dalam beladiri sekaligus membuka kejuaraan,” jelas Ketua Panpel Komang Suardika.

Sebagai ketua panitia sekaligus insan kempo Bali, dia mengaku sangat bangga bahwasannya Kapolda Bali berkenan membina Persaudaraan Beladiri Shorinji Kempo, dan banyak memberi masukan untuk kemajuan kempo ke depannya. Apalagi dari sisi peserta melampaui target.

“Awalnya ditarget 300 kenshi. Tapi yang ambil bagian semuanya mencapai 416 kenshi,” jelas Ketua Panpel Komang Suardika.

Ketua Panpel Komang Suardika menjelaskan, kejuaraan ini adalah inisiasi dari Kapolda Bali yang memberi dukungan penuh dan sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-73. Dimana, untuk peserta Kenshi dari 11 kabupaten dan kota luar Bali mencapai total 70 kenshi, sedangkan untuk sisanya yakni kenshi dari 9 kabupaten dan kota di Bali, dengan jumlah mencapai 346 kenshi.

“Kenshi dari luar Bali kita fasilitasi penginapan, transportasi termasuk makanan untuk atlet. Mereka sangat antusias, dan kenshi dari luar Bali jumlah kenshi masing-masing yang diturunkan mulai dari Mataram dengan kekuatan 15 kenshi, Sumbawa 3 kenshi, Bima dengan dua kontingennya yakni Kabupaten serta kota total 11 kenshi.” tegas Jeghier

Selanjutnya ada Dompu dengan 2 kenshi, Banyuwangi 8 kenshi, Jember 6 kenshi, Karawang 5 kenshi, Pasuruan 6 kenshi, Lombok Tengah 5 kenshi dan Sumba Timur 4. “Ada 11 daerah kabupaten/kota dari luar Bali yang ambil bagian. Karena begitu menyebut Bali sebagai tuan rumah, kenshi luar sangat antusias ambil bagian,” papar Jeghier.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password