Doa Bersama untuk Negeri, Kapolda Ajak Masyarakat Tolak Segala Bentuk Kekerasan dan Kerusuhan

Tribratanews.polri.go.id – solo. Kapolda Jateng Irjen Pol Dr. H. Rycko Amelza Dahniel M.Si didampingi Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Mochamad Effendi, KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq menghadiri kegiatan Doa Untukmu Negeri yang digelar di sepanjang jalan Adi Sucipto, Solo, Rabu (26/6/19).

Kapolda menyampaikan, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi dan juga halal bihalal antara TNI, Polri dan juga warga masyarakat. “Kami ingin menyampaikan pesan dari Kota Solo, bahwa Jawa Tengah damai, Indonesia damai. Indonesia menolak segala bentuk kekerasan dan kerusuhan,” tegasnya.

Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel juga mengatakan, bahwa pesan dari Solo ini bisa disampaikan kepada seluruh warga masyarakat di seluruh Indonesia. Sehingga, bisa menghadirkan kesejukan dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. “Kita berdoa untuk negeri, untuk persahabatan dan kesatuan. Negara Indonesia adalah negeri yang subur dan makmur. Indonesia tanpa kekerasan,” jelas Kapolda.

Jenderal Bintang Dua ini juga mengajak seluruh peserta baik dari Polri, TNI dan juga warga masyarakat untuk beikrar menjaga kedamaian di Negara Indonesia. Ikrar tersebut diikui seluruh oeserta Doa Untukmu Negeri. “Tolak kerusuhan, Jateng damai. Indonesia damai, indonesia tanpa kekerasan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gus Muwafiq juga memberikan tausiyah kepada peserta. Dalam tausiyahnya, ulama dari Jogjakarta itu mengajak seluruh warga Indonesia untuk bersatu dalam sebuah perbedaan. “Kita telah diajarkan untuk bersatu dalam perbedaan. Perbedaan dan saling mengerti akan menantarkan kita menjadi bangsa yang semakin maju,” terang Gus Muwafiq. Kemudian Gus Muwafiq juga menyampaikan, bahwa tantangan terbesar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah peralihan dari masyarakat yang normatif menjadi masyarakat milenial.

Dimana masyarakat milenial ini sangat mandiri. Semua kegiatan bisa dilakukan secara mandiri. “Hoak adalah sampah peradaban baru. Antara hoak dan fakta, merupakan sebuah kenyataan yang akan dilewati bangsa ini,” tutupnya.

(Bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password