Kapolda Metro Jaya Larang Aksi Massa Saat Sidang Putusan MK

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Jelang putusan hasil sidang sengketa Pilpres 2019yang akan dibacakan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan aksi maupun keramaian. Karena hal tersebut mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Kami melarang kegiatan aspirasi di sana. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 bisa mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” jelas Kapolda Metro Jaya saat berkunjung ke KPU RI, Jakarta, Selasa (25/06/19).

Jenderal bintang dua tersebut menegaskan, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum mengatur bahwa hak menyampaikan pendapat harus bertanggung jawab sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan dijamin dengan siatuasi aman, tertib, dan damai.

Polda Metro hingga Selasa, masih belum menerima permohonan izin keramaian. Kapolda juga menyebutkan insiden 21 dan 22 Mei jangan sampai terulang saat putusan MK nanti.

“Maka, saya mengimbau seluruh komponen masyarakat kegiatan seperti di MK dan tempat lain ‘kan disiarkan langsung oleh media. Nonton saja dari rumah. Kita serahkan kepada MK, kemudian di KPU berjalan aman dan lancar sesuai dengan SOP yang ada di KPU,” jelas Kapolda.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password