Polisi Minta BPKP Sulsel Audit Dugaan Raibnya Dana Dinkes Parepare Rp 6,7 Miliar

Tribratanews.polri.go.id – Parepare.  Polres Parepare meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit terkait dugaan raibnya dana Dinas Kesehatan Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Rp 6,7 miliar.

“Setelah memerika 70 orang, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, kami telah meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit, tentang raibnya dana itu,” jelas Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi, S.I.K., M.H., Minggu (23/6/2019).

Sedangkan, pihak Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, mengaku akan segera melakukan audit terkait jumlah kerugian negara pada kasus ini.

“Kami telah menerima permintaan dari Kepolisian Resor (Polres) Parepare, untuk melakukan audit jumlah kerugian negara. Sehingga kami akan segera lakukan audit,” ujar Kepala BPKP Perwakilan Sulsel, Arman Sahri Harahap.

Arman Sahri mengatakan, pihaknya menargetkan audit mengenai kerugian negara pada kasus ini dalam waktu tiga pekan. Audit itu menyangkut investigatif untuk menemukan adanya penyimpangan dalam kasus aliran dana dinkes.

“Jadi, yang akan kami laksanakan pekan depan yaitu audit untuk mengetahui kerugian negara,” ujar dia.

Jumlah dana yang raib awalnya berkisar Rp 2,9 miliar, namun belakangan mencapai lebih dari Rp 6,7 miliar.

Dalam kasus tersebut, Polres Parepare telah memeriksa mantan Kepala Diskes Parepare, Muh Yamin, dan sejumlah pihak yang beberapa di antaranya diduga merupakan eks pejabat maupun pejabat aktif dalam lingkup Pemkot Parepare.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password