Berkas Perkara Makar dan Kepemilikan Senjata Api Ilegal pada Kerusuhan 22 Mei Dirampungkan, Akhir Juni Dilimpahkan Kekejaksaan

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. mengatakan bahwa berkas perkara kasus kerusuhan pada aksi 22 Mei, kasus makar, dan kepemilikan senjata api akan segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Penyidik menargetkan pelimpahan berkas paling lambat akhir Juni 2019.

“Target yang ditangani Polda Metro Jaya dan Bareskrim minggu-minggu ini paling lambat akhir bulan ini semuanya berkas perkara dilimpahkan ke JPU,” ungkap Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019).

Mantan Wakapolda Kalteng tersebut menerangkan bahwa penyidik telah melakukan pengelompokan terhadap 447 berkas perkara perusuh. Pengelompokan tersebut bertujuan untuk menentukan lokasi tempat kejadian perkara (locus), waktu (tempus) dan perbuatan pidana para perusuh.

“447 berkas perkaranya sudah dipilah berdasarkan TKP, kelompok, perbuatannya,” terang mantan Kapolres Ponorogo tersebut.

Kemudian, kasus kepemilikan senjata api yang ditangani Bareskrim Polri yakni mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko dan Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen. Kedua kasus tersebut juga sedang disiapkan untuk pelimpahan berkas perkara.

Sementara penetapan tersangka kasus makar terhadap aktivis Lieus Sungkharisma, Eggi Sudjana, dan Sofyan Jacob ditangani Polda Metro Jaya. Penyidik juga segera mungkin menyelesaikan berkas perkara tersebut.

“Fokusnya itu penyelesaian berkas perkara. Dan sesegera mungkin pelimpahan berkas perkara kepada JPU, itu targetnya”, tegas Jenderal Bintang Satu tersebut.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password