Ditpolairud Polda Lampung Hadiri Pelepasan Benih Lobster Senilai Rp 7,5 M di Pantai Pangandaran

Tribratanews.polri.go.id – Pangandaran. Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bandar Lampung melepasliarkan 15.250 benih lobster berjenis lobster pasir dan lobster mutiara di Perairan Karang Luhur, Pantai Barat Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (20/06/19).

 

“Hendak diselundupkan ke Singapura. Titik akhirnya di Vietnam,” jelas Arafat Taslim, perwakilan penyidik dari Bandara Cengkareng, Jakarta.

Menurut Arafat Taslim, ada dua pelaku yang diamankan pada kasus penyelundupan benih lobster yang saat ini ditangani Polairud Polda Lampung.

 

“BKIPM untuk pelepasliarannya, penanganan kasusnya sama Polairud Polda Lampung,” jelas Arafat Taslim.

 

Sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, benih tersebut dilepasliarkan di Pangandaran. Hal ini untuk menjaga kelestarian alam.

 

Perwakilan dari BKIPM Lampung, Muji Dwisaptono mengatakan, benih lobster berasal dari Sukabumi, Jawa Barat dan sudah cukup lama diintai.

 

“Diintai sampai Lampung. Kedua pelaku ditangkap di atas kapal feri, tanggal 19 Juni 2019 pukul 06.30 WIB,” ujarnya.

Saat ditangkap, Polairud Polda Lampung berhasil amankan 15.350 benih lobster. Namun yang dilepasliarkan sebanyak 15.250 benih. 100 benih lainnya dijadikan sebagai barang bukti.

 

“Kerugian negara diperkirakan Rp 7,5 miliar,” kata Muji.

 

Benih lobster diangkut dengan enam boks berwarna hitam. Di setiap boks terdapat puluhan plastik beroksigen berisi benih lobster. Pelepasliaran benih lobster tesebut ini dibantu petugas Polairud Polres Ciamis dan anggota TNI Angkatan Laut Pangandaran.

 

(rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password