Kawal Dana Desa, Ini yang Disampaikan Wakapolda Sulsel

Tribratanews.polri.go.id, Makassar Sulsel – Dana desa merupakan dana yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Dana ini bersumber dari APBN yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota.

Meskipun Pemerintah telah meyakinkan masyarakat agar tidak khawatir mengenai penyelewengan dana tersebut, namun ternyata banyak kepala daerah terjerat kasus korupsi bukan tidak mungkin kalau ladang korupsi itu akan berpindah ke desa-desa.

Guna mengawal penggunaan dana desa tersebut, Polda Sulsel melakukan sosialisasi pengawalan bersama pengelolaan dana desa tingkat Polda Sulsel tahun 2017. Kegiatan yang digelar di Aula Paramartha SPN Batua Makassar, Rabu (25/1/17) ini dihadiri Wakapolda Sulsel, Dirbinmas, Ka SPN Batua, para kapolsek jajaran Polda Sulsel, Kasat Binmas dan Kanit Polmas sejajaran polda sulsel.

Dalam arahannya, Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, banyak fenomena yang berkembang di masyarakat terkait pengelolaan dana desa. Untuk itu, kata dia, polsek dan bhabinkamtibmas harus bisa menguasai semua kejadian tersebut.

“Dengan mengetahui setiap permsalah yang terjadi di masyarakat, kita bisa mengetahui langkah yang akan diambil dalam penanganannya,” terang Gatot.

Lebih lanjut, Gatot mengatakan, Polsek dan bhabinkamtibmas harus melakukan kontrol dan melakukan mapping sesuai tingkat kerawanan. Tidak hanya itu, dia juga meminta untuk membuat sebuah grup yang dijadikan sebagai tempat sharing.

“Lakukan sharing dengan masyarakat. Kumpulkan RT dan RW untuk menjadi tempat shering,” ujarnya.

Gatot mengatakan, banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjaga keamanan wilayah. Dia menegaskan, kapolsek harus memperlihatkan kepeduliannya terhadap keadaan di sekitarnya.

“Berdayakan para bhabinkamtibmas. Cek bhabinkamtibmas apakah mereka menguasai tentang intel dasar dan yang terpenting selalu gunakan pendekatan dan hati nurani dalam bertindak,” ucapnya.

Wakapolda juga mengingatkan kepada bhabinkamtibmas untuk membuat perencanaan. Hanya saja, kata dia, perencanaan in harus sepengetahuan dari kapolsek.

“Dengan begitu antara kapolsek dan bhabinkamtibmas berjalan beriringan. Dan ingat, selalu gunakan pendekatan dan hati nurani dalam bertindak,” tutup Wakapolda, Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono. (*)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password