Imbau Pendatang, Polisi Cegah Mobilisasi Massa Ke MK

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Untuk menciptakan situasi kondusif dalam pelaksanaan sidang sengketa perdana Pemilu 2019. Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menjelaskan pihaknya mencegah massa dari daerah yang ingin mendatangi Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini.

“Melaksanakan razia-razia dan imbauan-imbauan di jalan-jalan umum, terminal-terminal,” jelas Karo Penmas, Jumat (14/06/19).

Selain itu, Polri juga berkoordinasi dengan sejumlah tokoh masyarakat untuk tidak menggerakkan massa ke lokasi sidang.

Upaya ini dilakukan oleh seluruh kepolisian jajaran daerah penyangga seperti Polda Jawa Barat, Polda Banten, juga polisi daerah perbatasan Jakarta lainnya yakni Depok, Bekasi dan Tengerang.

Mantan Wakapolda Kalteng ini, mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi peraturan sesuai dengan konstitusional. “Bisa diikuti di media, tanpa harus ada kegiatan massa,” terang Karo Penmas.

Seluruh pasukan gabungan yang terdiri TNI-Polri bersiaga di depan pintu gerbang gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, hari ini.

Personel gabungan juga bersiaga di pintu belakang yang terdapat di Jalan Abdul Muis. Pagi ini, aparat keamanan telah menggelar apel pengamanan dalam rangka sidang perdana PHPU.

Sementara dilokasi pelaksanaam apel yang dipimpin Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Harry Kurniawan dan Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana. “Anggota TNI-Polri yang melaksanakan pengamanan tidak menggunakan senjata api,” terang Kapolres.

Diingatkan kepada seluruh personel yang melakukan pengamanan dapat mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan aturan yang ada.

“Tolong patuhi SOP dan prosedur yang ada. Pelaksanaan di depan MK sudah steril dan diamankan,” jelasnya.

(ds/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password