Berikut Beberapa Temuan Mengejutkan yang Ditemukan Polri dalam Kerusuhan Mei 2019

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Tidak hanya melukai, massa perusuh yang menodai aksi damai yang dilakukan sejumlah ormas terkait adanya kecurangan saat Pilpres diduga pula berupaya untuk menghilangkan nyawa aparat yang tengah bertugas mengamankan. Terdapat Sejumlah fakta mengejutkan terungkap dari peristiwa kerusuhan yang terjadi di depan Gedung Bawaslu, Jakarta, pada 21 hingga 22 Mei 2019 lalu.

 

Hal ini dibuktikan dari sejumlah temuan senjata mematikan yang memang sengaja dibawa massa perusuh untuk melukai bahkan menghilangkan nyawa personel polisi.

“Dalam kondisi itu, petugas yang mengimbau diserang, bukan hanya dengan benda kecil, tapi juga benda mematikan, seperti bom molotov, itu bisa mematikan. Ada petasan, kalau kecil enggak apa-apa, tapi ini petasan roket, itu sangat bahaya,” jelas Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H.

Meski dilaporkan tidak ada korban jiwa dari pihak aparat, 225 aparat tercatat harus melakukan rawat jalan, sementara delapan lainnya harus dirawat inap. Kadiv Humas Polri memutar ulang video kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei 2019 di sejumlah titik. Di antaranya di depan Bawaslu, Petamburan Tanah Abang, dan Slipi. Dalam kerusuhan tersebut para perusuh sudah menyiapkan senjata tajam dan mematikan, seperti parang, mercon roket, bom molotov, dan klewang. Selain itu, sebagian massa perusuh juga telah menyiapkan panah beracun yang mematikan sebelum mereka beraksi.

 

Tidak hanya melukai aparat, Asrama polisi di Petamburan, Jakarta Pusat, juga tak luput dari kebringasan massa perusuh. Tak hanya keluarga polisi, masyarakat biasa, yang bukan keluarga polisi juga banyak yang menjadi korban.

 

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password