Sepuluh Orang Saksi Kejadian Bentrok Dua Perguruan Silat di Periksa Penyidik Polres Kupang

Tribratanews.polri.go.id – Kupang. Pasca bentrok yang terjadi di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang beberapa hari lalu, antara perguruan Silat PSHT dan Kera Sakti yang mengakibatkan satu orang tewas dan empat lainnya luka-luka. Pihak Kepolisian memeriksa sebanyak sepuluh orang untuk dimintai keterangan oleh penyidik Polres Kupang.

“Beberapa orang saksi sudah dimintai keterangan oleh penyidik guna mengungkap motif terjadinya bentrokan dua perguruan silat yang menewaskan satu korban jiwa,” jelas Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Ebed Amalo, Sabtu (08/06/19).
Kasat Reskrim menjelaskan, para pihak yang dimintai keterangan merupakan anggota dari dua kelompok yang terlibat dalam pertikaian pada Kamis 6 Juni 2019 itu.
Kendati telah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua belah pihak, namun penyidik Polres Kupang belum menetapkan tersangka dalam peristiwa itu.

“Belum ada yang kami tetapkan sebagai tersangka,” jelas kasat Reskrim.

Aparat sedang mengejar pelaku utama yang melakukan penikaman hingga tewasnya Ramos Horta Soares (19), warga RT 22 RW 09, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur jelas Kasat Reskrim.

“Kami sudah mengantongi inisial pelaku dan saat ini sedang dalam pengejaran,” terang Kasat Reskrim.

Terkait kondisi keamanan di daerah itu menurut Kasat Reskrim, sudah kondusif namun aparat Kepolisian, Brimob bersama aparat TNI masih tetap berjaga di sejumlah lokasi di Naibonat guna mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password