Polda NTT Gelar sholat Ied Idul Fitri

Tribratanews.polri.go.id Kupang. Seluruh Umat Islam merayakan Idul Fitri dengan meriyah setelah puasa sebulan lamanya. Sholat Ied digelar serentak diseluruh penjuru termasuk disembilan titik Kota Kupang Ibu Kota Provinsi NTT, salah satunya di Lapangan Polda NTT Jalan Soeharto Kelurahan Naikoten Kecamatan Kota Raja Kota Kupang.

Sholat Ied dipimpin oleh imam Hasan Ramli Arsyad dengan Khatib Dr Reyner Ishak Lerik. Untuk penanggung jawab lapangan oleh AKBP Drs H Muhammad Arsyad.

Usai sholat Ied dilaksanakan di Lapangan Mapolda NTT, Kepala Kepolisian Daerah NTT Inspektur Jendral Polisi Drs Raja Erizman menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada umat muslim NTT yang merayakan puncak Lebaran pada 2019.

Tak lupa Kapolda NTT juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin pada seluruh masyarakat NTT “Atas nama Polda NTT saya memohon maaf lahir batin dan sekaligus mengucapkan terima kasih atas segala dukungan masyarakat dalam menciptakan kemanan dan ketertiban di NTT,” jelas Kapolda NTT.

Dalam sambutannya Kapolda NTT juga menyampaikan syukur dan terimakasih kepada seluruh stakeholder dan masyarakat atas kerjasamanya telah memiliki kesadaran tinggi sehingga tidak terpengaruh dengan hiruk pikuk persoalan politik dan keamanan di tingkat nasional. Sejak tahap awalan pemilu 2019 situasi keamanan Provinsi NTT cukup terjaga dengan baik .

“Kita lihat dengan adanya hiruk pikuk di tingkat nasional, NTT tetap aman dan tidak terpengaruh, hal ini memungkinkan karena kesadaran masyarakat yang tinggi,” ucap Irjen Pol Drs Raja.

Kapolda juga menyampaikan dalam pengamanan Idul Fitri pihaknya menggelar operasi Ketupat Turangga 2019 .

“Operasi Ketupat utamanya melaksanakan pengamanan masyarakat yang merayakan Idul Fitri dengan menempatkan personel pengamanan di tempat tempat keramaian, tempat ibadah dan terutama untuk  menjaga kelancaran arus mudik, terutama di pintu masuk baik badara, pelabuhan maupun terminal” kata Kapolda.

Polda NTT tetap melaksanakan pengamanan meskipun mayoritas Kristen “Walaupun kita mayoritas bukan muslim tetapi kita tetap fokus dan tidak mengurangi kewaspadaan untuk menciptakan kenyamanan di NTT,” tambah Kapolda.

Kapolda juga mengimbau agar masyarakat NTT tetap saling mengingatkan dan menjaga keamanan agar tetap kondusif, juga masyarakat harus cerdas dalam menerima informasi yang beredar agar dapat menyaring dan mencari tau kadar kebenarannya.

“Harapannya masyarakat lebih cerdas dan cermat dengan berita yang belum tentu kebenarannya, sama sama menjaga situasi agar NTT tetap aman, dan seluruh lapisan masyarakat dapat saling mengingatkan untuk menyongsong pemimpin baru di Indonesia,” tegas Kapolda

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password