Ipda Danny Sutarman, Tilang Mobil Berpelat Mabes Polri

Tribratanews.polri.go.id Bogor. Seorang Perwira Polisi Ipda Danny Trisespianto Arief mendadak jadi sorotan usai hentikan mobil Toyota Fortuner berplat dinas polisi di Bogor, Jawa Barat.

 

Ipda Danny Trisespianto Arif atau yang akrab disapa Ipda Danny Sutarman ternyata anak mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Sutarman periode 2013 – 2015.

 

Kini Ipda Danny bertugas sebagai Kepala Unit Turjawali Satlantas Polres Bogor.

Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky mengatakan bahwa Ipda Danny merupakan sosok yang sederhana.

 

“(Dia) Baik ya, sederhana, guyub (rukun) sama anggota dan rajin melaksanakan tugas,” ujar Kapolres Bogor.

 

AKBP A.M Dicky mengatakan bahwa tindakan yang dilakuan Ipda Danny merupakan tindakan sebagaimana insting seorang petugas kepolisian jika melihat sesuatu yang mencurigakan dan tahu apa yang harus dilakukan.

 

Diketahui, Ipda Danny bersama Satlantas Polres Bogor lainnya terekam dalam sebuah video menindak pengendara Fortuner hitam bernopol dinas Polri yang terjadi di kawasan Cisarua Puncak Bogor.

 

“Pada saat itu ditemukan kendaraan bernomor plat polisi, saat di pos pertama anggota melihat mobil tersebut dikendarai kok bukan oleh anggota kepolisian. Makanya langsung diinformasikan ke pos kedua, kebetulan di pos kedua ada Kanit Turjawali Ipda Danny kemudian langsung melakukan pemberhentian dan diperiksa kendaraannya,” ungkap Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri.

 

AKP Fadli Amri menjelaskan bahwa setelah diberhentikan, selain KK, di dalam mobil tersebut ditumpangi 2 orang lain yakni pacar KK dan rekan KK.

 

Lanjut Kasat Lantas, di hadapan polisi, KK mengaku membuat plat nomor dinas polisi tersebut di pinggir jalan dengan alasan bisa mendapat prioritas di jalan raya dan terlihat gagah.

 

“Pengakuannya kendaraan milik dia sendiri, dia mengaku (plat nomor dinas polisi) membikin di pinggir jalan dan dia juga pengakuannya, anak muda pengen keren, ingin gagah-gagahan di depan pacar,” jelas AKP Fadli Amri.

 

AKP Fadli Amri menjelaskan bahwa, saat pemeriksaan petugas juga menyita STNK mobil dinas dan plat dinas polisi yang diduga palsu dari tangan KK.

 

Selain itu, Kasat Lantas menuturkan bahwa KK sendiri juga merupakan bukan anggota keluarga dari kepolisian.

 

“Tidak ada, kita sudah cek, yang bersangkutan tidak ada keluarga polisi, tidak hubungan dan lain-lain, tidak ada sama sekali hubungannya dengan keluarga polisi,” ungkap AKP Fadli Amri.

 

Mobil dinas berplat dinas polisi ini kini sudah dibawa pulang oleh pemiliknya setelah pemilik mampu menunjukan surat aslinya.

 

Namun, KK ditindak tilang oleh petugas dengan pasal melanggar marka jalan dan tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara.

 

Sementara nomor plat serta STNK mobil dinas beserta SIM milik KK disita polisi untuk periksa lebih lanjut terkait unsur pidananya

Penghentian mobil fortuner berplat dinas polisi itu berawal dari perintah Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri.

 

Irjen Pol Refdi Andri memberikan perintah kepada petugas di lapangan untuk melakukan razia kendaraan yang menggunakan pelat nomor “dewa” dan penggunaan lampu rotator hingga strobo.

 

Py/sw/hy

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password