Berikut Penjelasan Polisi Korban Kerusuhan 22 Mei Ungkap Kronologis Penyerangan Asrama Brimob

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Sempat mendengar teriakan Thogut dari teriakan massa, Kasubden KBR Detasemen Gegana Polda Metro Jaya, AKP Ibrahim Sadjab yang merupakan salah satu korban kerusuhan aksi 21-22 Mei di sekitar Asrama Brimob menceritakan detik-detik penyerangan Asrama Brimob.

“(Dengar teriakan) bangsat, bajingan, ya mohon maaf ini saya… banci, thogut, saya nggak tahu. Pokoknya kita diserang,” jelas AKP Ibrahim Sadjab Rabu (29/5).

Selain itu, dia mendengar kalimat makian lainnya. Dia menyebut ada yang juga ingin mengambil senjata polisi.

“‘Allah meridai (teriakan lainnya). Kita serang para thogut-thogut ini, kita ambil senjatanya’,” ujarnya menirukan kalimat yang diucapkan massa aksi.

Ia menyebut massa yang datang mayoritas anak-anak muda. Adapula yang memiliki tato di badannya. AKP Ibrahim Sadjab juga melihat massa aksi yang memakai masker untuk menutupi mukanya. Bahkan ada juga yang membawa bendera Palestina.

Sebelumnya diberitakan, AKP Ibrahim Sadjab mengalami dislokasi bagian bahu akibat terjatuh dan dilempari batu oleh massa di sekitar Asrama Brimob dan Detasemen Gegana Polda Metro Jaya. Ibrahim masih dirawat pascakerusuhan 22 Mei di RS Polri, Kramat Jati.

 

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password