Berhasil Ungkap Perdagangan Satwa Liar, Ditjen KSDAE Beri Penghargaan kepada Anggota Polri

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) memberikan penghargaan kepada anggota Kepolisian Polda Jawa Timur dan Bareskrim Mabes Polri atas keberhasilannya dalam mengungkap kasus jaringan perdagangan ilegal satwa liar, yang diselenggarakan di Hotel Vasa, Surabaya, Jum’at(24/05/19).

Penyerahan penghargaan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) bapak Ir. Wiratno, M.Sc., dihadiri Kapolda Jatim yang diwakili Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, dan Kasubdit Tipidter Polda Jawa Timur, AKBP Rofiq Ripto Himawan, serta Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, dan Kasat Reskrim AKP Dimas Ferry Anuraga yang diwakili Kanit Tipidter Iptu Agung Kurnia Putra.

Dalam sambutannya, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem mengatakan bahwa dalam kurun waktu mulai pada pertengahan tahun 2018 hingga saat ini, Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan dan mengungkap sindikat perdagangan ilegal satwa liar baik yang dilindungi maupun yang tidak dilindungi oleh undang-undang. Terimakasih atas dedikasinya dan keberhasilannya dalam membongkar kasus perdagangan satwa liar ini, semoga apresiasi penghargaan piagam ini dapat memotivasi kinerja institusi kepolisian dalam menyelamatkan para satwa yang dilindungi.

“Keaneka ragaman hayati tertinggi di dunia, dari kita wajib menjaganya, karena penting kehidupan liar yaitu bermuara tercapai keseimbangan dengan mengikuti harmoni alam atau keselarasan bagi seluruh makhluk hidup. Maka, Kementerian LHK melalui Ditjen KSDAE memprioritaskan satwa liar hasil sitaan tindak pidana perdagangan ilegal untuk dilepas liarkan kembali ke habitatnya. “Kita adakan kegiatan ini juga untuk memperingati Hari Internasional Biodeversity yang jatuh bertepatan pada tanggal 22 Mei kemarin,” tegas Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem.

Untuk diketahui, Polda Jatim telah berhasil mengungkap kasus perdagangan satwa liar yang salah satunya jenis hewan Komodo atau Varanus Komodoensis berasal Flores, burung elang dan burung paruh bengkok berasal dari Sulawesi, serta Kura-kura dan Soa Layar masing-masing asal Palu Sulawesi Tengah.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password