Selama 3 Hari, Kepolisian Cegah 1.700 Warga Jatim yang Hendak Ikuti Aksi 22 Mei di Jakarta

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Hingga bertepatan dengan jadwal digelarnya aksi massa di Jakarta, yang dikenal dengan People Power atau Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) hari ini, Rabu (22/05/19). Polda Jawa Timur (Jatim), menyebut telah berhasil mencegah keberengkatan 1700 warganya yang hendak mengikuti aksi tersebut sejak tiga hari terakhir.

“Jadi total hampir 1.700an, 1.680an masyarakat Jawa Timur yang Alhamdulillah atas kesadaran dan kami berikan masukan, akhirnya mereka membatalkan untuk berangkat ke Jakarta,” jelas Kapolda Jatim Irjen. Pol. Drs. Luki Hermawan, M.Si., Selasa (21/05/19).

Yang terbaru adalah, polisi berhasil membatalkan upaya keberangkatan sekelompok orang, dengan dua bus asal salah satu Pondok Pesantren Hidayatullah yang ada di Kediri.

“Dari Kediri, mengembalikan ada dua bus, dikembalikan ke salah satu Pondok Pesantren Hidayatulloh yang akan berangkat kesana (Jakarta),” ujar Kapolda Jatim.

Upaya pencegahan yang dilakukan jajarannya disampaikan Luki, ditempuh melalui cara persuasif. Dengan cara dialog serta pemahaman agar tidak berangkat ke Jakarta demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Langkah ini pun mendapat sambutan hangat dari peserta aksi, atas kesadaran masyarakat sendiri, akhirnya massa bersedia kembali dengan tertib.
“Alhamdulillah atas kesadaran dan kami beri masukan, akhirnya mereka batalkan untuk pergi ke Jakarta,” tandasnya.

Jenderal bintang dua tersebut menjelaskan, polisi masih terus melakukan sweeping, serta menghimbau dengan cara cara persuasif, untuk tidak berangkat ke Jakarta, serta diharapkan memanfaatkan bulan Ramadhan dengan doa dan kegiatan positif lainnya.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password