Kapolda: Tidak Ada Gerakan People Power di Tanah Papua

Tribratanews.polri.go.id – Jayapura. Masyarakat Papua sudah dewasa dalam menyikapi setiap persoalan yang ada. Kapolda Papua, Brigjen. Pol. Drs. Rudolf Alberth Rodja, menegaskan hingga saat ini tidak ada tanda-tanda gerakan people power di tanah Papua.

“Tidak ada itu people power di Papua. Papua aman dari people power. Bahkan, situasi
terakhir pasca rekapitulasi tingkat Provinsi yang berakhir Senin (20/05/19) pagi kondisi Papua aman-aman saja,” jelas Kapolda Papua, Senin (20/05/19).

Jenderal bintang satu tersebut mengajak masyarakat Papua untuk tetap beraktivitas sebagaimana biasanya tanpa terpengaruh dengan situasi yang saat ini terjadi di Jakarta.

“Papua aman, orang Papua NKRI. Sehingga mereka tidak terpengaruh dengan people
power seperti yang ada di Jakarta sana,” tegas Kapolda.

Pangdam XVIl/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring juga menyampaikan hal yang serupa, bahwa Pangdam menegaskan bahwa di Papua tidak ada people power. Kalaupuan ada, hukumannya jelas karena kita di negara hukum.

Sementara Itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal mengajak masyarakat Papua untuk tetap beraktivitas sebagaimana biasanya saat pengumuman penetapan pemenang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Legislatif tahun 2019.

“Di Papua tak ada people power. Saya rasa people power berkaitan dengan politik.
Sementara kita tahu hasil Pemilu di Papua seperti apa dan untuk rekapitulais sudah selesai
dan hasilnya telah dibawa ke Jakarta,” jelas Kabid Humas.

Situasi terakhir di wilayah Papua cukup kondusif. Terkait dengan masalah gugatan dari calon yang tidak puas terhadap proses penyelenggaraan atau ditemukan hal-hal yang menyimpang maka silakan ke Bawaslu atau ke MK, jelas Kabid Humas.

Kabid Humas mengimbau masyarakat Papua untuk menunggu putusan penyelenggara KPU terkait dengan hasil putusan Presiden dan wakil Presiden terpilih serta anggota legislatif
terpilih.

“Apapun yang menjadi putusan KPU RI, kita ikuti itu. Yang tidak puas maka silahkan melakukan upaya-upaya hukum, bukan upaya unjuk rasa dan kegiatan tambahan lainnya,” tegas Kabid Humas.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password