Polda Sulteng Aman 3.547 Tabung Gas Elpiji

Tribratanews.polri.go.id – Palu. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) berhasil menyita ribuan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg), diduga melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta UU Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian.

“Jumlah barang bukti yang disita sebanyak 3.547 tabung gas berukuran 3 kilogram dalam keadaan kosong,” terang Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Supranoto, Kamis (16/5/19) di lobi Mapolda Sulteng.

Dijelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya pasar murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu pada hari Sabtu (11/5/2019) lalu.

Berawal dari informasi pihak sales elpiji Pertamina Palu bahwa telah ditemukan beredarnya tabung gas elpiji 3 kg warna melon yang tidak sesuai dengan standar atau SNI. Setelah itu, tim yang dipimpin Direktur Reskrimsus Polda Sulteng segera mengecek tempat usaha milik IM alias IB di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

“Ini membahayakan konsumen karena mulai dari bahan dan jenis logamnya itu tidak sesuai dengan aturan, belum lagi ukuran, spesifikasi dan pengelasan tabung gas juga tidak sesuai SNI,” terang Kabid Humas.

Saat ini, penyidik telah memeriksa sebanyak lima orang saksi, termasuk IM pemilik ribuan tabung gas elpiji tersebut dan belum menetapkan tersangka.

“Dari keterangan si pemilik, yang bersangkutan sudah menjalankan usaha ini sekitar setahun. Untuk izin usaha tidak ada dan bahkan tidak memiliki surat kerjasama atau semacamnya dengan Pertamina terkait dengan usahanya tersebut,” jelasnya.

(ds/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password