Polda Jabar Ringkus Komplotan Debt Collector Palsu

Tribratanews.polri.go.idBandung. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat berhasil menangkap delapan tersangka pelaku perampasan, penipuan dan pencurian kendaraan beroda empat bermodus utang kredit.

“Ditreskrimsus mengungkap kasus perampasan barang, dengan tempat kejadian perkara di Rumah Makan Pandan Wangi Pasir Koja dan Teminal Leuwipanjang, sekira jam 20.00 WIB,” jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Trunoyudo Wisnuandiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (17/05/19).

Kombes Pol. Trunoyudo Wisnuandiko me menjelaskan kronologisnya diawali dengan empat tersangka berinisial HM, AK, CAH dan CIS melihat mobil sedan yang sudah menjadi target. Kemudian salah seorang tersangka menghubungi tersangka lainnya yakni DSP.

“DSP ini adalah orang internal perusahaan debt collector sehingga punya akses untuk mengecek status cicilan kendaraan milik korban atasan Y yang sedang makan malam di rumah makan Pandan wangi,” tegas Kabid Humas Polda Jabar.

Setelah DSP mendapatkan data-data yang menunjukan cicilan kendaraan tersebut macet, ia dan dua rekanya yakni JD dan HH menghampiri korban. Mereka menunjukan surat palsu penarikan kendaraan yang diduga surat palsu tersebut didapat dari tersangka lainya yakni IN.

“Setelah itu, tersangka mengajak korban berangkat menuju Leuwi Panjang, dengan alasan akan bertemu bos para tersangka yang mengaku debt collector tersebut, disitulah korban diminta uang sebesar Rp 9 juta sebagai tebusan agar kendaraan tidak diambil,” terang Perwira menengah Polda Jabar.

Namun korban tidak menyanggupi permintaan sejumlah uang tersebut. Dengan demikian salah satu tersangka yang masih buron yakni R, tiba-tiba membawa kabur kendaraan. Korban yang merasa dirugikan akhirnya melaporkan kejadian tersebut.

“Memang masih ada tiga buronana yakni R, D dan B, kemudian korban lapor ke Polda dan kita cari ketemu di TKP parkiran sebuah bank di jalan Asia Afrika, hp korban ada disitu, tersangka disitu, kemudian kita amankan,” tutur Kombes Pol. Trunoyudo Wisnuandiko

Dengan tindakan tersebut, para tersangka terjerat pasal 368 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara dan atau pada 378 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara, atau juga pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password