Polisi Amankan 6 Pelaku Bom Ikan di Waigeo Barat

 

Tribratanews.polri.go.id – Manokwari. Polres Raja Ampat berhasil menangkap 6 pelaku bom/handak, karena terbukti melakukan tindakan pidana perikanan di wilayah perairan Pam Waigeo Barat kordinat 0’45”’58″‘S-129’47″17″‘E di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Sabtu (11/05/19) sekitar pukul 14.52 WIT.

 

Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey membenarkan hal tersebut mengatakan, informasi dari Polres Raja Ampat bahwa terdapat 6 terduga pelaku masing-masing berinisial LM, LT, H, H, FR dan M amankan karena melakukan tindak pidana perikanan.

 

Keenam pelaku diamankan ketika hendak melaut dengan cara melakukan bom atau dopis untuk menghasilkan ikan, namun berhasil ditangkap polisi.

 

Kabid Humas menjelaskan, selain menangkap keenamnya beserta amankan barang bukti, polisi juga meminta keterangan saksi Niko Obinaru dan Philipus.

 

“Jadi pada hari Sabtu, (11/05/19) pukul 14.52 WIT, telah terjadi penangkapan ikan menggunakan Handak, dimana tim lidik menemukan kru dari perahu longboat sedang menyelam untuk mengambil hasil bom ikan saat didekati oleh perahu boat team lidik, perahu yang diduga melakukan pengeboman langsung melarikan diri, namun berhasil dikejar dan tertangkap pelakunya,” jelas Kabid Humas.

 

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, satu buah Perahu Longboat kayu, warna abu-abu merah, Unit Mesin yamaha  enduro 15 PK. Satu buah Kompresor merk Sharp warna orange, 19 Buah sumbu bom ikan, 312 ikan bubara (hasil bom), 3 buah tangki minyak 25 liter, warna merah, 3 buah selang minyak ukuran ± 3 meter  dan 1 buah senter warna kuning merk Toshiba.

 

Atas perbuatan tersebut, pelaku dikenakan Pasal 84 (1) jo Pasal 8 ayat 1 UU No 45 tahun 2008 tentang perubahan atas uu no 31 tahun 2004.

 

(rj/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password