Pasca Pemilu,Kapolda Adakan Acara Silaturahmi Dengan Dewan Adat Dayak

Tribratanews.polri.go.id – Banjarmasin. Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilu 2019 Tingkat Provinsi Kalsel telah berakhir Sabtu (11/05/19) dinihari. Situasi pun kondusif dimana rekapitulasi berlangsung dengan tertib dan aman.

Terkait jalannya Rekapitulasi perhitungan suara, dengan ini Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Irjen. Pol. Drs. H. Yazid Fanani, M.Si., menyampaikan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan Pemilu 2019 di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berjalan sukses sesuai mekanisme dengan sangat aman, lancar, jujur, adil, demokratis dan transparan.

Pelaksanaan pesta demokrasi lima tahun ini berjalan dengan aman dan lancar, meskipun ada kendala-kendala di lapangan, namun hal tersebut mampu diselesaikan secara bersama-sama sesuai dengan mekanisme yang ada dalam aturan Pemilu 2019.

Untuk lebih mempererat tali silaturahmi, bertempat di Ruang Kerja Kapolda Kalimantan Selatan mengadakan acara silaturahim dengan para tokoh Dayak untuk menjaga kondusifitas pascapemilu. Silaturahim digelar di Kapolda Kalsel bersama Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Balangan di Ruang Kerja Kapolda.

 

Silaturahmi tersebut untuk menyatukan persepsi sebagai sesama anak bangsa sekaligus wujud komitmennya menghormati dan menghargai kearifan lokal masyarakat Dayak termasuk masalah hukum adat dan Kapolda mempersilahkan jika persoalan diselesaikan secara hukum adat dan tidak dibebankan ke Polisi sehingga daftar kriminal menjadi rendah.

“Untuk itu, kami akan memaksimalkan forum kemitraan Polisi masyarakat sehingga ada sinergitas antara aparat keamanan khususnya Polisi dengan masyarakat,” jelas Kapolda Kalsel.

Dalam pertemuan ini, Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Balangan. Karena selama proses pemungutan suara hingga perhitungan suara pemilu 2019 khususnya di wilayah Balangan tidak terjadi hal-hal yang mengganggu kelancaran dan kesuksesan pemilu.

Silaturahmi ini berkaitan dengan Pemilu yang telah dilaksanakan dan kemarin memasuki hari terakhir perhitungan suara untuk tingkat Provinsi Kalsel.

“Kepada tokoh Dayak yang telah membantu Kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di Kalsel khususnya Kabupaten Balangan selama pelaksanaan pemilu sehingga tidak ada kejadian yang menguras tenaga dan pikiran,” jelas Kapolda.

Jenderal bintang dua tersebut yakin, bahwa tokoh-tokoh adat Dayak sangat mendukung terciptanya keamanan yang kondusif dan akan menyampaikan kepada warga Dayak yang ada dibawah agar bijak dan tidak mudah terprovokasi dengan adanya berita di medsos dan saat ini ada kelompok tertentu yang ingin mendegelitimasi penyelenggara pemilu yaitu KPU dan Bawaslu yang ingin dijadikan kambing hitam serta melampiaskan kekecewaan terkait hasil pemilu yang baru sama-sama dilaksanakan.

“Politik tidak ada hubungannya dengan Agama dan Suku, sehingga kami meminta agar disampaikan kepada keluarga dan saudara jangan mudah terprovokasi berita yang beredar,” tegas Kapolda Kalsel.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password