Polri Tutup 1600 Konten yang Terkait Terorisme di YouTube dan Twitter

Tribratanews.polri.go.idJakarta. Mabes Polri bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menutup ribuan akun di media sosial YouTube dan Twitter yang mengajarkan aksi terorisme.

Selain itu, akun-akun ini juga mengajarkan tata cara membuat bom. Serta tempat untuk membeli bahan baku bom.
“Infonya 1600 lebih di take down sudah kerjasama BSSN kalau ada akun yg membahayakan, mengajarkan buat (bom), info tempat beli, akan dilakukan take down pada akun-akun tersebut,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/05/19).

“Dia belajar dari media sosial. Dia juga coba melihat bom yang sudah dipraktekan di Suriah, Irak, dan Sri Lanka,” tegas Brigjen Pol. Dedi Prasetyo.

Seperti diketahui, Densus 88 menangkap dua terduga teroris pemilik bom pipa yang ditemukan di toko handphone bernama Wanky Cell di Jln Muchtar Tabrabi, Bekasi Barat, Jawa Barat, pada Rabu (09/05/19).

Salah satu yang tertangkap merupakan pimpinan atau amir JAD Bekasi yakni EY. Serta satu terduga teroris lagi, Kausar alias YM.

Sementara YM diamankan di hari yang sama namun pada lokasi berbeda yakni kontrakan kawasan Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi.

Polisi menyita barang bukti dari YM berupa laptop, telepon genggam, serta remote control pemicu bom.(*)

(ym/sw/hy)

Admin Polri56598 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password