Polri Analisis Laporan Makar Kivlan Zen dan Lieus Sungkharisma

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Penyidik Ditsiber Bareskrim Polri menganalisis laporan terhadap mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Mayjen TNI Kivlan Zen, S.IP, M.Si., dan Lieus Sungkharisma atas dugaan penyebaran berita bohong dan makar.

“Saya dengar hari ini sudah dilimpahkan kepada Direktorat Siber Bareskrim. Nanti Direktorat Siber Bareskrim akan membentuk tim untuk melakukan proses investigasi dulu,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (9/5/19).

Penyidik melakukan analisis dari barang bukti yang disertakan saat laporan dibuat pada Selasa (7/5/19) lalu, berupa sebuah flashdisk berisi ceramah terlapor.

Penyelidikan atas laporan dan barang bukti yang disertakan, untuk benar-benar membuktikan adanya konstruksi hukum dalam laporan yang diterima.

Laporan bernomor LP/B/0442/V/2019/BARESKRIM terhadap Kivlan Zen dilakukan seorang wiraswasta bernama Jalaludin, sementara laporan terhadap Lieus dilakukan oleh wiraswasta bernama Eman Soleman dengan nomor LP/B/0441/V/2019/BARESKRIM.

Dalam laporan polisi itu, keduanya dikenakan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 junctoPasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis jo Pasal 107.

“Apabila nanti dengan alat bukti berhasil ditemukan dan diaudit oleh penyidik merupakan peristiwa pidana maka akan ditingkatkan dari penyelidikan statusnya melalui mekanisme gelar yang secara komprehensif menjadi penyidikan,” jelas Jenderal Bintang Satu itu.

(my/sw/hy)

 

 

Admin Polri55931 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password