Satgas Pangan Polri Bersama Kementerian Pertanian akan Lakukan Operasi Pasar Apabila Harga Bawang Putih Tidak Turun

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Satgas Pangan Polri lakukan penyelidikan penyebab utama lonjakan harga dan berkurangnya stok bawang putih di pasaran. Apabila dalam sepekan harga bawang putih tidak turun, Tim Satgas Pangan Polri akan lakukan penegakkan hukum.

 

“Jadi target satu minggu, harga bawang harus turun ke Rp 40-45 ribu. Kami akan cek di mana yang mengakibatkan stok bawang putih berkurang. Apakah ada kartel atau spekulan yang bermain di situ,” jelas Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., Rabu (8/5).

 

Diketahui, harga bawang putih melonjak dari Rp55.212 menjadi Rp60.976 ribu per kilogram di beberapa kota, seperti di Pasar Kramat Jati, Pasar Cibitung, dan Pasar Tangerang.

 

Karo Penmas Divhumas Polri mengatakan, aapabila harga bawang terus melonjak hingga mencapai harga Rp80ribu, sementara harga normalnya adalah Rp40ribu, Satgas Pangan Polri bersama Kementerian Pertanian akan lakukan Operasi Pasar.

 

Operasi pasar akan dilakukan untuk menekan harga bawang putih di pasar induk hingga bisa menyentuh Rp 25 ribu per kilogram. Apabila diperlukan, pemerintah akan menggelontorkan stok bawang putih agar kembali menstabilkan harga bahan pangan.

 

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password