Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Bachtiar Nasir Terkait Kasus TPPU

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Bareskrim Polri memanggil Bachtiar Nasir dalam rangka pemeriksaan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Berdasarkan surat panggilan tersebut, tertulis status hukum Bachtiar Nasir adalah tersangka.

“Ya betul (Bachtiar Nasir tersangka). (Ditetapkan sebagai tersangka) sudah lama, itu kasus lama,” jelas Wadir Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., Selasa (7/5/2019).

Wadir Tipideksus membenarkan penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bachtiar Nasir pada Rabu (8/5/19). Dia menyampaikan dugaan TPPU yang menjerat Bachtiar terkait dana Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).

“(Terkait) YKUS,” jelas Wadir Tipideksus itu.

Berdasarkan surat pemanggilan pemeriksaan Bachtiar Nasir, Nomor S. Pgl/ 1212/V/RES.2.3/2019/ Dit Tipideksus tertanggal 3 Mei 2019, Bachtiar diminta memenuhi panggilan pukul 10.00 WIB. Surat panggilan tersebut ditandatangani Dirtipideksus, Brigjen. Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., M.B.A.

Tertulis juga dugaan pasal yang dijeratkan kepada Bachtiar, yaitu Pasal 70 juncto Pasal 5 ayat (1) UU Nomor 16/2001 tentang Yayasan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 28/2004 atau Pasal 374 KUHP juncto Pasal 372 KUHP atau Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP atau Pasal 49 ayat (2) huruf b UU Nomor 10/1998 tentang Perbankan atau Pasal 63 ayat (2) UU Nomor 21/2008 tentang Perbankan Syariah dan Pasal 3 dan Pasal 5 dan Pasal 6 UU Nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

Kasus dugaan TPPU YKUS ditangani Bareskrim pada tahun 2017 lalu. Pada saat itu Polri menegaskan ada aliran dana dari Bachtiar Nasir, yang merupakan Ketua GNPF MUI, ke Turki. Padahal dana yang dikumpulkan di rekening YKUS dimaksudkan untuk donasi Aksi Bela Islam 411 dan 212. Diduga dana tersebut diselewengkan.

“Clear, ada. Nanti saya pastikan (jumlah uangnya). Tapi ada,” tegas Irjen. Pol. Agung Setya Imam Efendi, S.H., S.I.K., M.Si., yang pada saat itu menjabat sebagai Dirtipideksus, di Bareskrim, Jl. Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2017).

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password