Kapolda Kalbar Dukung Penenggelaman Kapal Asing Pencuri Ikan

Tribratanews.polri.go.id – PontianakMenteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memimpin penenggelaman 13 kapal nelayan asing berbendera Vietnam di Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (4/5/19).

Penenggelaman kapal asing tersebut disaksikan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya Wuspo Lukito serta unsur Forkompimda Kalimantan Barat.

Penenggelaman kapal nelayan asing yang melakukan aktivitas illegal fishing di perairan Indonesia memang diatur dalam Undang Undang jelas Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) Irjen. Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H.

“Saya kira Undang Undang perikanan kita sudah mengaturnya, kapal ditenggelamkan, tapi masyarakat dan penumpang harus diselamatkan,” terang Kapolda Kalbar.

Jenderal bintang dua tersebut menyampaikan, untuk menenggelamkan kapal tetap berlandaskan pada hukum yang berlaku di Indonesia. Selama ini, ditegaskannya, penegakan hukum yang dilakukan Polri adalah menangkap kemudian menyeret pelaku ke peradilan.

Polda Kalbar melalui Direktorat Polisi Air juga terus berperan aktif menjaga wilayah laut serta memberikan edukasi kepada nelayan lokal. Namun demikian, untuk beberapa kasus seperti illegal fishing, penggunaan bom ikan tetap ditindak tegas jelas Kapolda Kalbar.

“Nelayan didaerah pesisir Kalbar juga harus diberdayakan. Dibantu mereka bersama kementerian terkait, supaya mudah perizinannya. Industri kelautan dan perikanan harus maju, dan ini harus kita dukung,” jelas Kapolda Kalbar.

“Penggunaan bom ikan dan zat kimia lainnya saat melaut akan merusak terumbu karang yang menjadi tempat pijakan berkembangnya ikan, dan merusak ekosistem laut Indonesia. Sebab itu, pelaku kita tindak tanpa toleransi,” tambah Kapolda Kalbar.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password