Banyak Anggota yang Gugur, Polri Akan Melakukan Sistem Kerja Shift

Tribratanews.polri.go.id- Jakarta. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. mengatakan bahwa Polri sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk melakukan sistem kerja bergantian atau shift bagi anggota polisi yang bertugas dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

Hal itu dilakukan mengingat hingga Kamis (25/4/2019), sudah ada 16 anggota Kepolisian yang gugur dalam menjalankan tugas mengawal surat suara.

“Evaluasi dari asisten sumber daya manusia Polri sudah memberikan telegram berupa arahan, khususnya anggota Polri yang melaksanakan tugas pengamanan di PPK saat ini maupun nanti mengawal logistik hingga ke KPUD itu harus bekerja secara gantian, atau shift,” jelas Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).

Karo Penmas Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. menjelaskan bahwa setiap harus memberikan tambahan asupan vitamin kepada anggota Polri yang mengamankan Pemilu 2019.

“Kalau yang di TPS kan itu full, dari mulai mengawal logistik pemilu di gudang penyimpanan sampai ke TPS. Waktu pengamanan yang dilakukan anggota kepolisian cukup panjang sampai ke PPK,”Tegas mantan Wakapolda Kalteng tersebut.

Selain itu, Karo Penmas Divhumas Polri juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan Pemilu 2019 naik 100 persen dibandingkan Pemilu 2014. Desain pemilu serentak yang menguras fisik penyelenggara dan petugas keamanan dinilai menjadi faktor utama.

“Saat ini mengalami peningkatan 100 persen. Di 2014, total ada delapan anggota kepolisian yang gugur, saat ini di Pemilu 2019 update-nya sudah ada 16 orang,” tutup Jendral Bintang Satu.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password