Polda Sulsel Tetapkan Dua Pejabat KPU Makassar Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

Tribratanews.polri.go.id – Makassar. Direktorat Penyelamatan dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan telah menyiapkan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar Sabri dan Bendahara Habibi sebagai tersangka dalam kasus tersebut, membantu dana bantuan sebesar Rp60 miliar dari pemerintah lokal.

“Pemeriksaan terhadap kedua protes ini dilakukan karena kami telah menerima aduan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana bantuan dana di KPU Makassar yang membutuhkan dana sebesar Rp60 miliar. Dana hibah ini untuk menyukseskan Pilkada Makassar dengan dana bantuan bagi para pendukung untuk menjadi satu pasangan tunggal,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes. Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H. saat memberikan penjelasan di Mapolda Sulsel, Selasa (23/04/19).

“Atas dasar dari pemeriksaan terhadap sejumlah komisioner KPU Makassar yaitu ada Surat Perintah Tugas Nomor: Sprin Gas / 222 / x / 2018 / Ditkrimsus tgl 19 Oktober 2018 untuk keperluan pembahasan bahan-bahan permintaan dan dokumen. Setelah dilakukan pemeriksaan, lalu tampilkan sebagai Sekretaris dan Bendahara KPU Makassar Sabri dan Habibi ditetapkan menjadi tersangka karena para komisioner KPU belum menyetorkan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran tersebut. Penetapan dilakukan, setelah penyidik ​​Ditreskrimsus Polda Sulsel, para pejabat KPU Makassar, sebagai tersangka, dana bantuan, sebesar Rp60, harap, “tutup Kabid Humas Polda Sulsel.

(sm / sw / hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password