PEMBUNUHAN DI BONE SULSEL : Kurang dari 24 Jam, Pelaku Penikaman Dibekuk Polisi

Tribratanews.polri.go.id, Bone Sulsel – Kurang dari 24 jam pelaku penikaman yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia di Taman Arung Palakka Kota Watampone akhirnya dibekuk polisi, Rabu (25/1).

Peristiwa penganiayaan itu terjadi hari Selasa (24/01) malam sekira pukul 22.00 Wita. Adalah Arwandi (27) warga jalan Gatot Subroto Pallengoreng Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone yang menjadi korban penganiayaan.

Pelaku yang diketahui bernama Amaluddin alias Sakka (20) warga Talumae Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone itu di tangkap di rumah kebun milik warga yang tak jauh dari rumahnya, sementara badik yang digunakan ditemukan dan disita aparat di bawah kasur dalam rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Bone Akp Hardjoko menuturkan kejadian nahas itu korban dikeroyok oleh sekawanan pemuda, salah satu diantaranya membawa senjata tajam berupa badik yang digunakan menikam korban.

Dari informasi yang dihimpun, dua orang rekan korban di lokasi kejadian tak dapat berbuat banyak ketika Korban ditikam oleh Amaluddin, Arwandi yang mengalami luka serius langsung dilarikan ke RSUD Tenriawaru Watampone untuk mendapatkan pertolongan namun nyawanya tak dapat terselamatkan.

Kapolsek Tanete Riattang Kompol H. Syamsu Alam mengatakan saat setelah peristiwa berdarah itu tim Opsnal langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Awalnya kami amankan pelaku penganiayaan bernama Dahir (21) dan dilakukan pengembangan hingga ditemukan identitas pelaku penikaman bernama Amaluddin alias Sakka, dia ditangkap sore tadi” kata Kapolsek.

Dihadapan petugas, pelaku Amaluddin mengaku tak kenal korban kendati demikian dia tidak membantah telah membawa sebilah badik  dan menikam Arwandi sebanyak tiga kali tusukan ke arah punggung dan lengan korban.

“Dari hasil pemeriksaan sementara dipicu karena salah paham, Saat ini penyidik Polsek Tanete Riattang terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus pengeroyokan itu. Tutup H. Syamsu Alam.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password