Kapolda Pimpin Apel Pergeseran Pasukan BKO Polda Malut Jelang Pemungutan Suara Pemilu Tahun 2019.

Tribratanews.polri.go.id – Malut.  Apel pergeseran pasukan dan BKO ke wilayah tahap pemungutan/perhitungan suara pemilu tahun 2019 Polda Maluku Utara yang dilaksanakan di JL. Pahlawan Revolusi Ternate dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Drs. Suroto M.Si, dan  Danrem 152/Babullah Ternate Kolonel Inf.Endro Satoto,S.I.P.,M.M., Sabtu (13/04/19).

Apel pergeseran pasukan yang dilaksanakan pagi tadi untuk back up satuan kewilayahan dan sekaligus mengecek persiapan personil dan perlengkapan sarana prasarana serta unsur terkait sebelum diterjunkan ke lapangan dalam rangka pengamanan pemilu serentak tahun 2019 di Maluku utara.

Polda Maluku Utara melibatkan 3.5007 personil, yakni Pam TPS berjumlah 2.178 personil diantaranya 416 BKO dari Polda, siaga pasukan Dalmas pada 5 Polres sebanyak 218 peronil dan siaga PHH Brimob untuk 10 Kabupaten/Kota sebanyak 364 Personil. Sedangkan sisanya untuk disiagakan dalam bentuk satgas Operasi Mantab Brata. Polda Maluku Utara juga mendapatkan Back Up dari personil TNI sebanyak 400 Personil yang ditempatkan pada 10 Kabupaten/Kota di Maluku Utara. 

Kapolda Malut Brigjen Pol. Drs. Suroto M.Si, dalam amanatnya menyampaikan bahwa Pemilu tahun 2019 berbeda dengan pemilu tahun sebelumnya. Pemilu Presiden dan wakil presiden dan pemilu legislative dilaksanakan secara serentak. Pemilu 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena pertama kalinya pileg dan pilpres akan dilaksanakan secara serentak dengan ambang batas Parlement/Parliamentary Threshold sebesar 4%. Kondisi ini akan menuntut pada adanya upaya maksimal dari masing-masing partai politik dalam berkompetisi secara ketat untuk meraih suara sebanyak-banyaknya.

Kapolda juga menegaskan bahwa tugas pengamanan pemilu serentak tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun, sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari tuhan yang maha esa apabila kita melaksanakan tugas ini dengan tulus, ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab. Apel pergeseran yang dilaksanakan ini untuk membantu polres jajaran untuk mengamankan jalanya pemungutan suara,penghitungan suara sampai pada Pleno KPUD Kabupaten/Kota.“tugas saudara adalah membantu satuan kewilayahan dalam rangka pengamanan pemilu serentak tahun 2019. Laksanakan tugas ini secara profesional, ikhlas dan penuh tanggung jawab. Kawal dan pastikan kegiatan pemungutan suara berjalan dengan baik, aman,lancar, damai dan sejuk. Jangan sampai kehadiran saudara di kewilayahan menjadi beban kewilayahan. untuk itu diharapkan semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal demi menyukseskan pemilu serentak tahun 2019”,ucap Kapolda.

Menutup arahanya Jenderal Bintang satu di Kepolisian Daerah Maluku Utara menyampaikan beberapa penekanan:

  • Siapkan mental dan fisik serta dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja dalam memberikan pelayanan terbalk kepada masyarakat serta hindari sikap dan tindakan yang tidak simpatik atau arogan.
  • Pelajari situasi dan kondisi TPS yang menjadi tanggung jawab pengamanan serta petakan kerawanan yang mungkin akan terjadi sehingga setiap potensi kerawanan yang akan mengganggu jalanya pemungutan suara dapat diantisipasi sedini mungkin dan tidak menimbulkan dampak yang luas.
  • Segera kenali petugas KPPS, Linmas, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Perwira Pengendali, jumlah DPT serta lakukan koordinasi yang baik agar pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara di TPS dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
  • Jalin kerjasama yang baik dengan penyelenggara pemilu, unsur pengamanan TNI, Linmas dan segenap komponen masyarakat guna mewujudkan sinergi polisionil yang proaktif dalam rangka pengamanan pemilu 2019.
  • Tingkatkan kewaspadaan dan pengamanan terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan tindakan anarkhis lainnya yang memanfaatkan momentum Pileg dan Pilpres diwilayah Maluku Utara.
  • Lakukan pengamanan dan pengawalan logistik pemilu mulai dari KPUD sampai dengan TPS dan setelah pemungutan suara dari TPS sampai ke PPK dan KPUD kembali dengan penuh kewaspadaan dan kesiapsiagaan
  • Jaga komitmen dan netralitas Polri dan TNI dalam pemilu 2019. hindarl tindakan yang dapat mencederai netralitas Polri-TNI dalam pengamanan pemilu 2019. anggota Polri dan TNI melaksanakan pengamanan TPS dilarang melakukan pencatatan dan mendokumentasikan hasil perhitungan suara. tugas kita adalah menjamin dan memastikan seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara aman, tentram, damai dan sejuk.
  • Pada saat pengamanan pemungutan suara posisi Polri dan TNI berada di luar TPS, personil pengamanan dari Polri dapat masuk ke lokasi TPS apabila di minta oleh KPPS, Panwas atau linmas.

Apel pergeseran pasukan dan BKO ke wilayah tahap pemungutan/perhitungan suara pemilu tahun 2019 Polda Maluku Utara dihadiri oleh Forkopimda Prov. Malut, Ketua KPU Prov. Malut, Ketua Bawaslu Prov. Malut, Wakil Walikota Ternate Wakapolda Malut, Kasatpol PP dan Pejabat Utama Polda Malut.

(js/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password