Jelang Pemilu, Polri Fokus Cegah Konflik Sosial dan Ancaman Terorisme

Tribratanews.polri.go.id- Jakarta. Jelang pemungutan suara, kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa konflik sosial memiliki potensi tertinggi saat pemilu berlangsung. Oleh sebab itu, kami akan perlu memaksimalkan antisipasi dan mitigasi dari tingkat bawah hingga pusat agar konflik tidak terjadi.

“Artinya bahwa dengan maping yang sudah dilakukan itu, jumlah personel juga cukup kuat dalam mitigasi dan sarana prasarana digunakan juga harus cukup memadai agar betul-betul konflik sosial itu bisa diredam secara maksimal,” ujar Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/04/19).
Brigjen Pol Dedi Prasetyo juga menjelaskan sampai hari terakhir kampanye terbuka, konflik sosial sudah pernah terjadi di tingkat kabupaten/kota. Terbaru di Tangerang dan Jogjakarta.

Di tingkat provinsi pun terjadi. Seperti di Maluku Utara, Papua, hingga DKI Jakarta. Oleh sebab itu, daerah-daerah tersebut dianggap menjadi salah satu yang memiliki tingkat kerawanan lebih, sehingga penting untuk dilakukan pencegahan.

“Sehingga dari seluruh polda sudah mempersiapakan rencana pengamanan secara komprehensif dan juga rencana kontijensi apabila betul-betul terjadi konflik maka langkah-langkah apa yang harus dilakukan yang sudah ada selama ini,” tutur Karo Penmas Mabes Polri.

Selain itu, Karo Penmas Mabes Polri mengatakan bahwa polri menerjunkan 271.880 personel. Jumlah itu juga akan mendapat bantuan dari prajurit TNI. Adapula penebalan personel di tingkat Polsek, Polres, hingga Polda. Serta ada pengamanan di seluruh objek vital Nasional dan daerah.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password