Polda Kaltim Musnakan 3 Ribu Botol Miras dan 16 Ton Miras Cap Tikus

 

Tribratanews.polri.go.id- Balikpapan. Selama Dua pekan operasi Pekat Mahakam 2019 digelar, sebanyak 3 ribu botol minuman keras (miras) ilegal dan 16 ton miras Cap Tikus (CT)diamankan jajaran Dit Sabhara Polda Kaltim.
Dalam hal ini, sebanyak 3 ribu botol minuman keras (miras) ilegal dan 16 ton miras di musnakan di Mako Dit Sabhara Polda Kaltim, sabtu (13/04/19).
Permusnahan barang bukti dipimpin langsung oleh Wadir Sabhara Polda Kaltim AKBP Putra Wiratama SIK M.Si, disaksikan pihak kejaksaan Balikpapan.

“Ada 3 ribu botol miras berbagai merek, kemudian 16 ton CT kami musnahkan hari ini,” tuturnya.

Ribuan liter alkohol tersebut dibuang di pasir pantai, area belakang Mako Dit Sabhara Polda Kaltim.
Sebelumnya miras tersebut dicampur air keran lebih dahulu sebelum mendarat di pasir pantai.

“Kami lakukan operasi pekat Mahakam 14 hari terhitung mundur hari ini,” jelasnya

Pemberitaan sebelumnya, minuman keras ilegal cap tikus 16 ton gagal edar di Balikpapan, Kalimantan Timur, usai jajaran Dit Samapta Polda Kaltim mengamankan truk dengan nomor polisi DB 8795 EG, Kamis (4/4/2019) dini hari.

Wakil Direktur Sabhara Polda Kaltim AKBP Putra Wiratama SH SIK M.Si mengatakan, pengungkapan bermula saat jajarannya menerima informasi masyarakat sehari sebelum penindakan dilakukan.

“Kami menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya peredaran minuman keras jenis cap tikus di Balikpapan,” katanya saat ditemui di Mako Dit Sabhara Polda Kaltim.

Menindaklanjuti informasi tersebut, dipimpin Iptu Arif Ridho, SIK tim Samapta sambangi kawasan Pelabuhan Kariangau. Informasinya ada truk muatan yang membawa miras tradisional Cap Tikus dari Palu menuju Balikpapan.

Sekitar 03.10 Wita, polisi melaksanakan razia terhadap setiap truk yang keluar dari kapal yang berasal dari Palu.

Hasilnya, polisi mendapati truk mengangkut penuh miras jenis Cap Tikus dalam truk Hino warna hijau.

Sopir dan kernet, Boby (50) dan Roby (46) diinterogasi petugas. Dari keterangan keduanya, miras tersebut pesanan salah satu warga Balikpapan yang diduga jadi pemasok miras Cap Tikus di kota Beriman.

“Truk Hino beserta supir dan kernet dibawa ke Mako Dit Sabhara Polda Kaltim untuk diproses lebih lanjut,” tuturnya.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password