Polri : Penyebar Hoaks Server KPU Bermotif Uang

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menjelaskan, Polri telah mengetahui dan mengidentifikasi lokasi keberadaan dua pelaku pembuat hoaks server Komisi Pemilihan Umum di Singapura (KPU). Dalam hoaks tersebut, seperti yang diisukan telah diatur untuk memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko ‘Jokowi’ Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

“Sampai dengan tadi malam, sudah ada dua lokasi yang dicurigai, yang pertama di daerah Jateng (Jawa Tengah), yang kedua daerah Tangerang,” ujar Karo Penmas saat di Mabes Polri, Rabu (10/4/19).

Sebelumnya, polisi telah menangkap dua orang tersangka buzzer hoaks server KPU yakni EW dan RD. Setelah diselidiki, aksi yang dilakukan tersangka EW didasari oleh motif uang.

“Dia (EW) juga kirim ke aplikasi Babe, ternyata di aplikasi Babe dapat respons banyak dari pembaca. Dapat dia Rp3,5 juta dari hasil kiriman berita tersebut,” ujar Karo Penmas tersebut.

Selain itu, keduanya melakukan buzzer hoaks berdasarkan spontanitas.

“Lebih kepada spontan saja. Ketika dia melihat video itu, tanpa konfirmasi dan verifikasi, dia anggap itu info yang benar,” jelas Jenderal Bintang Satu itu.

“Karena dia anggap (hal itu benar), dia tambah lagi narasinya, kemudian diviralkan. EW dia viralkan dengan akun Twitter-nya, kemudian RD dia viralkan melalui akun Facebook-nya,” sambung Mantan Wakapolda Kalteng itu.

(my/sw/hy)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password