Polri Antisipasi Ancaman Boikot Pemilu di Papua

Tribratanews.polri.go.id Jakarta. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengantisipasi ancaman terkait pemboikotan Pemilu di wilayah Papua. Seluruh pihak keamanan terkait sudah mempersiapkan rencana pengamanan.

“Sudah ditangani satuan petugas. Polda Papua juga sudah mempersiapkan rencana pengamanan,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, (09/04/19).

Selain itu, Polda Papua juga telah melakukan rencana mitigasi serta kontingensi. Hal ini, kata dia, untuk menghadapi setiap kemungkinan yang terjadi di Papua.

“Ini dipersiapkan untuk menghadapi setiap potensi kerawanan yang mungkin terjadi di sana,” tegas Brigjen Pol. Dedi Prasetyo.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan, penarikan pasukan TNI dari provinsi Papua tidak mungkin dilakukan. Apalagi sekadar untuk Pemilu 2019.

Menkopolhukam mennjelaskan permintaan penarikan pasukan TNI hanya karena Pemilu tidak logis. Sebab, TNI ditugaskan ke Papua untuk menjaga keamanan negara.

“Kalau ada keinginan menarik TNI hanya karena pemilu ya tidak logis. Karena TNI datang, bertugas bukan hanya karena Pemilu, karena keamanan nasional,” tutur Wiranto

Menurut dia, TNI bertugas menjaga keamanan nasional dan melindungi tumpah darah Indonesia, tidak tergantung pemilu. Oleh karena itu, ia meminta agar hal tersebut tidak dicampuradukkan.

Di sisi lain, Wiranto mengaku sudah memetakan kerawanan konflik jelang Pemilu, termasuk di Papua. Ia menyatakan, di setiap daerah memiliki cara penanganan berbeda.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password