Polri Usut Isu Grup WhatsApp Terkait Upaya Pemenangan Paslon pada Pilpres 2019

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Obrolan dalam Grup WhatsApp “Pilpres 2019” yang beredar di masyarakat, akan diselidiki oleh pihak Kepolisian. Pasalnya, dalam obrolan grup tersebut, memuat soal instruksi kepada kapolsek untuk memenangkan salah satu pasangan Capres.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan, jika terbukti ada anggota Polri yang terlibat dalam upaya pemenangan salah satu paslon maka akan ada sanksi yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karo Penmas Divhumas Polri kembali menegaskan bahwa aparat kepolisian akan menjaga netralitas selama gelaran Pemilu 2019. Hal itu, sambung Dedi, sesuai dengan pasal 28 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam pasal 28 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, diatur tentang Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Selain itu, juga telah ada arahan dari Kapolri, Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., yang tertuang dalam telegram rahasia (TR) soal netralitas Polri dalam gelaran Pemilu 2019.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password