Modus Gembos Ban Di Kota Kupang, 3 Pencuri Berhasil Diringkus Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Aksi Pencurian bermoduskan menggembos ban kendaraan terjadi di Kota Kupang. Kejadian kali ini menimpa Rafael Reha Amuntoda (52). Uang sebanyak Rp. 52,5 juta berhasil di ambil oleh 3 pelaku.

Hal ini di ungkapkan oleh Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana Panuntung T. Binti, S.I.K didampingi oleh Kasat Reskrim, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, S.H, M.H kepada awak media dalam jumpa pers di Kupang, Senin (25/3/2019).

Kapolres Satrya menjelaskan kronologis kejadian, Korban Rafael Reha Amuntoda (52) telah mengambil uang miliknya sebanyak Rp. 52, 5 juta dari Bank NTT cabang Kupang yang beralamat di Jalan Cak Doko, Kelurahan Oetete Kecamatan Oebobo pada Jumaat Tanggal 22 Maret 2019 sekitar pukul 13.00 Wita.

Uang tersebut korban simpan dalam plastik warna hitam dan meletakkannya di atas kursi depan sebelah kiri. Kemudian korban meninggalkan Bank dan menuju ke rumahnya dengan mengendarai mobil kijang warna abu-abu metalik melewati jalan Cak doko.

Setibanya di depan kantor Dharma Wanita Provinsi NTT, korban merasa ban mobil sebelah kiri oleng. Kemudian korban turun menyecek ternyata ban mobil sebelah kiri bahagian belakang kempes. Lalu korban menghubungi saksi Alfred Selan untuk bawakan Doma. dan tidak lama kemudian datang tersangka SN seorang diri dengan mengendarai sepeda motor yamaha vixion dengan pura-pura menanyakan ini jalan apa? Kemudian korban menjawab ini jalan pisang.

Tersangka bertanya lagi kalau jalan menuju ke SMA Negeri 3 Kupang lewat mana? Lalu Saksi menjawab kalau ke SMA Negeri 3 jalan lurus terus.

Pada saat korban sedang dialog dengan tersangka SN, kedua tersangka AN dan ED datang berboncengan dengan sepeda motor yamaha Nmax sudah berada disekitar lokasi kejadian. Kemudian tersangka ED turun dari motor dan langsung menuju ke mobil korban sementara tersangka AN menunggu di sepeda motornya.

Kemudian tersangka ED pun membuka pintu mobil bagian depan samping kanan langsung mengambil uang korban yang di simpan di kursi depan sebelah kiri. Setelah berhasil mengambil uang korban tersangka ED jalan menuju ke tersangka AN selanjutnya kedua tersangka menuju ke kost – kosan tersangka ED. Tersangka SN setelah dialog dengan korban langsung jalan meninggalkan korban.

Lebih lanjutnya, Korban kembali membuka pintu mobil dan korban melihat kantong plastik yang berisi uang miliknya di tempat duduk tidak ada lagi. Akhirnya korban mendatangi Mapolres Kupang Kota guna melaporkan kejadian tersebut. Kemudian tim buser interogasi korban serta menunjukan foto-foto residivis. dari foto tersebut korban mengenali salah satu tersangka yakni SN.

Saat itu juga tim buser langsung bergerak cepat melakukan penangkapan. Dua pelaku di antaranya terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas karena melawan saat hendak ditangkap.

“Tiga orang pelaku yang kami tangkap ini berinisial FE alias ED (50), SMA alias AN (31) dan KDS alias SN (32),” kata Kapolres Kupang Kota.

Sementara Kasat Reskrim Iptu Bobby Jacob Mooynafi, S.H, M.H menambahkan, ED berperan sebagai eksekutor pengambilan uang dan gembos ban dengan cara menaruh paku ketika mobil korban terjebak macet. sedangkan AN berperan mengendarai motor berboncengan dengan eksekutor ED.

Kemudian, SN berperan sebagai pengalih konsentrasi dengan bercerita dengan korban saat mobil korban gembos di lokasi kejadian.

Para pelaku diamankan di sebuah indekos di wilayah Kota Kupang, saat mereka menggelar pesta miras.

Saat ini, para pelaku telah diamankan di Mapolres Kupang Kota beserta barang bukti yakni 1 unit mibil kijang milik korban, 1 unit SPM yamaha Vixion, 1 unit SPM NMX, 1 buah ATM BRI, 1 unit HP oppo, 1 buah Handphone warna hitam, 3 buah jaket, 1 lmbr slip setoran tunai ATM BRI, 4 buah besi menyerupai paku, 1 unit HP Sambung, 1 unit HP Samsung lipat, dan 1 unit HP nokia. Pungkas Iptu Bobby.

(sa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password