Polri: Hoaks Kalau Dibiarkan Bisa Rusak Persatuan Bangsa

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Polri mengakui fenomena hoax makin marak di dunia maya. Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.H., M.Si., M.M., menyebut hoax adalah bagian dari cyber crime, yang kalau dibiarkan bisa rusak persatuan bangsa.

“Ini merupakan suatu kejahatan yang bisa dibilang baru,” ungkap Karopenmas Divisi Humas Polri dalam acara Indonesia Lawyers Club tvOne, #ILCHoaxDibasmiUUTerorisme, Selasa 26 Maret 2019.

Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo mengatakan, polisi menerapkan UU Terorisme pada pelaku yang menyebar berita bohong (hoaks) dengan bertujuan menghasut orang untuk melakukan tindakan terorisme. Kemudian, orang itu juga terindikasi dalam jaringan teroris tertentu.

Contohnya, polisi sudah menerapkannya pada 41 orang yang diduga melakukan penyebaran tindakan terorisme lewat media sosial. Mereka yang tergabung dalam jaringan terorisme itu dikenakan Pasal 13 a UU Nomor 5 Tahun 2018, yang berbunyi, Karopenmas Divhumas Polri, menyebutkan,’

“Setiap Orang yang memiliki hubungan dengan organisasi Terorisme dan dengan sengaja menyebarkan ucapan, sikap atau perilaku, tulisan, atau tampilan dengan tujuan untuk menghasut orang atau kelompok orang untuk melakukan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan yang dapat mengakibatkan Tindak Pidana Terorisme dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.”

“Jadi orang-orang yang terhubung langsung dengan terorisme dapat dijerat pasal ini,” tambahnya.

Namun, pasal itu tidak dikenakan pada mereka yang tidak terlibat jaringan. Namun, pelaku hoax yang tidak terlibat jaringan terorisme dikenakan UU ITE.

Lebih lanjut, dia mengatakan, soal wacana Menko Polhukam, Wiranto pelaku hoax dikenakan UU Terorisme.

“Bisa dicari solusinya,” Kata Brigjen Pol. Dedi Prasetyo,

“Penyebaran hoax harus dilawan. Kalau dibiarkan bisa merusak persatuan bangsa,” tegas Jenderal Bintang Satu tersebut.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password