Pembunuh Zulaeha Tiba di RS Bhayangkara Untuk Diperiksa Kejiwaan

Tribratanews.polri.go.id – Untuk mendalami lagi motif pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Wahyu terhadap Zulaeha. Dengan demikian pihak penyidik membawa Wahyu ke Psikiater Rumah Sakit Bhayangkara. Tersangka Wahyu berambut plontos yang tiba di RS Bahayangkara dalam kawalan petugas kepolisian, ia hanya terus tertunduk tersipu malu dengan tangan terborgol mengenakan baju tahanan berwarna orange. Petugas menggiringnya ke sebuah ruang Psikiater Rumah Sakit Bhayangkara, Selasa pagi tadi (26/3/2019), sekira pukul 08.30 Wita.

Kasat Reskrim menuturkan, pemeriksaan psikologi tersebut dimaksudkan untuk mendalami kondisi kejiwaan tersangka, yang akan dilakukan oleh ahli dokter psikiatri dari RS Bhayangkara Polda Sulsel.

“Pemeriksaan ke psikiater ini untuk mendalami kondisi kejiwaan pelaku, sekaligus untuk mengetahui lebih jauh motif pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap korban (red.Sitti Zulaeha),” jelas Iptu Muh. Rivai.

Adapun sebelumnya, tersangka “WJ” mengaku melakukan pembunuhan terhadap korbannya karena merasa emosi dan tersinggung dengan korban yang menurutnya begitu mencampuri urusan pribadi pelaku terlalu jauh.

Secara terpisah, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, SIK., MSi membenarkan perihal pemeriksaan “WJ” ke Psikiater. “Sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh Tim Psikiater Biddokkes Polda Sulsel, hari ini tersangka “WJ” memang sudah mulai diperiksakan kejiwaannya ke Psikiater,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Berawal saat ditemukan korban dalam kondisi tak bernyawa pada Jumat (22/3/2019), sekira pukul 08.30 Wita. Tepatnya di Jalan Poros Japing, depan gudang milik pengembang Perum Bumi Zarindah, Dusun Japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang.

Selanjutnya petugas kepolisian melakukan penyelidikan hingga terungkap jika Zulaeha menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh rekan kerjanya sendiri. Dia adalah DR Wahyu Jayadi yang merupakan Kepala UPT Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM) Itu terungkap saat penyidik yang tengah berada di Rumah Sakit Bahayangkara menduga seorang lelaki dengan tangan terluka.

Dari situlah hingga terkuak bahwa lelaki dengan tangan terluka itu diduga kuat pelaku pembunuh Zulaeha. Dia WJ luka ditangannya diperiksa Hasilnya bahwa luka tersebut adalah luka baru sehingga menjadi indikator awal penyidik untuk menginterogasi pelaku. Meski sempat berkelit saat itu. Namun penyidik menggiringnya untuk di periksa. Hasilnya pelaku Wahyu mengakui perbuatannya.

Secara terpisah, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, SIK., MSi membenarkan perihal pemeriksaan “WJ” ke Psikiater. “Sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh Tim Psikiater Biddokkes Polda Sulsel, hari ini tersangka “WJ” memang sudah mulai diperiksakan kejiwaannya ke Psikiater,” jelasnya.

(Sa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password