Pastikan Penanganan Korban Banjir Berjalan Baik, Kapolri dan Panglima Berkunjung ke Sentani

Tribratanews.polri.go.id-Jayapura. Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama-sama mengunjungi Sentani, Jayapura, Papua. Mereka mengecek kawasan terdampak banjir bandang sekaligus memastikan penanganan korban berjalan baik, Sabtu (23/03/19).

Rombongan Kapolri dan Panglima TNI yang berangkat dari Jakarta dan transit di Makassar, tiba di Bandara Sentani pada pukul 11.15 Wita, Sabtu (2/3/19).

Di ruang transit VIP, mereka disambut oleh Danrem 17/PWY Kolonel Inf. J. Binsar P Sianipar. Binsar melaporkan data-data korban dan kerusakan akibat banjir bandang serta langkah-langkah yang telah dan sedang dilakukan.

“Hingga saat ini dilaporkan 113 jiwa meninggal dan 94 jiwa hilang,” ungkap Kolonel Binsar di hadapan Panglima TNI dan Kapolri serta rombongan. Hadir juga di acara ini, Gubernur Papua Lukas Enembe, Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani, dan Bupati Jayapura Mathias Awaitouw.

Panglima TNI menyoroti penanganan korban luka dan yang masih hilang serta ketersediaan air bersih untuk pengungsi.

“Jangan sampai ada penyakit lanjutan karena tak ada air bersih,” tegas Panglima TNI.

Sementara Kapolri fokus pada operasi dan korban luka. Kapolri menekankan agar proses penanganan korban luka ditangani sebaik mungkin.

“Untuk korban, terutama korban luka, sekiranya tidak bisa ditangani di sini, lebih baik langsung dievakuasi (dirujuk),” tegas Jenderal Pol. Tito Karnavian.

Kemudian rombongan menuju Mako Lanud Silas Papare Sentani. Markas TNI AU ini ikut jadi korban banjir. Kerusakan terlihat di sejumlah titik.

Lokasi terakhir yang dikunjungi Panglima TNI dan Kapolri adalah posko induk darurat bencana di kantor Pemkab Jayapura. Kapolri dan Panglima dan rombongan berinteraksi dengan anak-anak pengungsi dan berdialog dengan korban banjir. Juga memberikan bantuan secara simbolis.

“Saya sudah mengecek ke beberapa lokasi di sini, dan saya kira penanganan berjalan cukup baik,” tegasnya.

Banjir bandang di Sentani terjadi pada Sabtu, 16 Maret 2019. Berdasarkan data Korem per hari ini, tercatat 113 orang tewas, 107 luka berat, 108 luka ringan, dan 94 hilang. Total pengungsi berjumlah 15.670 orang atau 4.019 KK.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password