Ditpolairud Polda Banten: Perairan Banten Sangat Rawan Penyusupan Narkoba

Tribratanews.polri.go.id. – Pandeglang. Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Banten menerangkan dengan panjang garis pantai yang mencapai 453,2 Kilometer perairan di tanah Jawara berpotensi untuk penyelundupan narkotika melalui jalur atau pelabuhan tikus. Salain itu, kurangnya kapal patroli yang dimiliki Polda Banten sangat dimungkinkan perairan Banten menjadi pintu masuk bagi para penyelundup memasukan barang haramnya.

 

Banyak pengungkapan peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 11 Kg di Pelabuhan Bojonegoro, Kabupaten Serang pada Februari 2019 lalu oleh BNN, Ditjen Bea Cukai dan Otoritas Pelabuhan Laut Banten membuktikan maraknya penyeludupan melalui perairan.

 

“Potensi ini menjadikan perairan Banten sangat rawan jadi pintu masuk penyusupan barang haram tersebut. Untuk itu pihaknya sudah memaksimalkan kapal-kapal patroli melakukan pengawasan,” terangnya.

 

Dijelaskan juga dengan garis pantai 453,2 kilometer dan pihaknya hanya punya 16 kapal dan itupun tipe C2.

 

Kombes Pol. Nunung juga mengatakan, ombak di perairan Banten Selatan menjadi salah satu kendala pengawasan di perairan tersebut. Kami tentu tidak berani artinya begini keselamatan anggota pun kami utamakan, jangan memaksakan diri ketika cuaca tidak memungkinkan dan mungkin kapal mereka kapal besar. Sementara di wilayah lain kami sudah mencoba mencounter itu dengan patroli kapal-kapal,” tutupnya.

 

(ds/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password