Polda NTB Terjunkan Tim Usut Kasus Penyimpangan Bibit Jagung

Tribratanews.polri.go.id – Bima. Ditreskrimsus Polda Nusa Tenggara barat (NTB) akan menerjunkan tim investigasi terkait dugaan penyimpangan program pengadaan bibit jagung tahun 2018 di Kabupaten Bima. Investigasi dilakukan untuk mengetahui fakta lapangan dari polemik yang terjadi di kalangan petani jagung.

 

Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol. Syamsudin Baharuddin menegaskan, akan lebih dulu mengumpulkan data dan keterangan. Karena, penyidik perlu memiliki gambaran mengenai program pengadaan bibit jagung tersebut, yang akan menjadi bekal memulai penyelidikan.

 

Investigasi dilakukan guna mengetahui fakta lapangan dari polemik yang terjadi di kalangan petani jagung. Pernyataan itu dipertegas setelah mendengar kabar bahwa Komisi II DPRD Kabupaten Bima yang sebelumnya menerjunkan tim panitia khusus (pansus), menemukan indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan programnya.

 

Permasalahan berkaitan pembagian varietas bibit jagung yang selalu berbeda dari usulan masyarakat tani. Untuk pengadaan terakhir di tahun 2018, masyarakat tani yang sebelumnya mengusulkan varietas bibit jagung jenis BISI 18, malah menerima jenis di luar usulan, seperti Premium 919, Biosed, BISI 2, Bima Uri, dan Bima Super.

 

Varieras bibit jagung yang dibagikan pemerintah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bima itu dinilai kurang berkualitas dan tidak cocok dengan kondisi lahan pertanian. Akibatnya, banyak petani yang dilaporkan menolak, mengembalikan, dan bahkan ada yang menjualnya kembali untuk kemudian membeli bibit yang lebih berkualitas.

 

‘’Akan kita kumpulkan data lapangan dulu, baru dilanjutkan dengan permintaan keterangan,” jelas Direskrimsus Polda NTB.

 

Masyarakat diminta untuk melaporkan secara resmi jika menemukan indikasi penyimpangan. Laporan akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur operasi standar kepolisian.

 

(fb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password