Tim Gabungan Berhasil Evakuasi WNA Malaysia, Korban Longsor Air Terjun Tiu Kelep

Tribratanews.polri.go.id – Lombok. Tim gabungan TNI, Polri dan BASARNAS pada Senin pagi ini (18/3) telah berhasil mengevakuasi 1 orang WNA asal Malaysia atas nama LIM SAE WAH (Meninggal Dunia), Korban tanah longsor dampak gempa yang terjadi pada Minggu sore di daerah wisata air terjun Tiu Kelep wilayah Lombok Utara.

Tim Gabungan dipimpin langsung oleh Danrem 162 Wira Bhakti dan Dansat Brimob Polda NTB Kombes Pol Taufiq Hidayat, SH bersama anggota dari TNI, Polri dan Basarnas sudah berada di lokasi Wisata Air Terjun Tiu Kelep wilayah Lombok Utara, tempat ini merupakan daerah terdampak gempa yang mengakibatkan tanah longsor dan menelan korban dari wisatawan, data sementara yang sudah terdata 24 orang yang sudah di evakuasi ada 3 orang meningal dunia (1 warga setempat dan 2 WNA asal Malaysia), Sementara satu orang WNA asal malaysia yang terjepit bebatuan baru pagi ini bisa dievakuasi karena besarnya batu yang menghimpit korban serta situasi dan kondisi medan yang cukup sulit ke arah air terjun Tiu Kelep, korban sudah dievakuasi dan saat ini berada di Rumah sakit Tanjung Lombok Timur, data korban meninggal bernama Tomy warga Ds. Senaru, Tai Sieu Kim dan Lim Sai Wah keduanya merupakan wisatawan asal Malaysia.

Korban selamat yang berhasil dievakuasi Kebanyakan adalah wisatawan asing diantaranya Pang Kim Foo (56), Tancing (62), Wong Siu Win (56), Teoh Zehmg Yei (20), Phua Poh Guax (57), Koks Shao (60), Lim Sai Bang ( 56 ), Phang Ten Fan (56), Lim Ching Kau (62), Phu Phoh Goot, Sheu Peak Can, How Geoklan (56), Che Lee Iye, Pi Saiba. Sedangkan Korban selamat WNI yaitu Upik (6) dari Senaru dan Sumawi (30) dari Bayan Lombok Utara, Warga Gunung Sari Mataram Riska Tanwir (19), Reza Alfian (20), Kania pratiwi (20), Burit Antariksa (17) dari Lombok Timur, Lalu Arga Dimas (18) dari Lombok Timur.

Sementara ditempat berbeda anggota Brimob Batalyon B Pelopo juga diterjunkan ke wilayah Kec. Montong Gading Kab. Lombok Timur berganung bersama TNI dan satgas lainnya, diwilayah ini data sementara tidak ada korban meninggal dunia, 30 orang mengalami luka-luka dan terjadi kerusakan berat sampai dengan rusak ringan bangunan rumah dan masjid pada 8 desa, di wilayah ini anggota dari Sat Brimob Polda NTB juga membantu warga tertimpa membuat tenda sebagai tempat tinggal sementara karena rumah mereka yang rusak parah akibat gempa.

Kaden Gegana, AKBP Wayan Budiarsa S.Pd., yang berada lokasi terdampak gempa wilayah Montong Gading Lombok Timur mengatakan, “Anggota sudah bergerak sejak kemarin untuk melakukan evakuasi dan membantu mendirikan tenda-tenda darurat untuk warga, karena di wilayah banyak bangunan rusak, kami dari Brimob bersama dengan anggota TNI dan satgas lainya bersinergi untuk bersama bekerja cepat untuk membantu warga yang terdampak gempa diwilayah ini.

(js/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password