Kelompok Teroris Abu Hamzah Miliki 300 Kg Handak, Polri Perketat Pengawasan Penjualan

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Polri melakukan peningkatan pengawasan jual beli bahan peledak. Mulai bahan peledak siap pakai hingga berbagai bahan campurannya. Bahan peledak yang dimiliki kelompok Abu Hamzah mencapai 300 kg. Hal tersebut menjadi tanda tanya besar dari mana kelompok itu bisa mendapatkan bahan peledak tersebut, Minggu (17/03/19).
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menyatakan, Densus 88 Antiteror masih mendalami asal muasal bahan peledak tersebut. Bisa jadi ada pemasok bahan peledak untuk kelompok Abu Hamzah.

“Tidak menutup kemungkinan,” tegas Karo Penmas Divhumas Polri
Menurut Brigjen Pol. Dedi Prasetyo peningkatan pengawasan terhadap jual beli bahan peledak sangat penting. Apabila pembelian bahan peledak terdeteksi sejak awal, tentu upaya pencegahan lebih cepat dilakukan. “Makanya kami kaji untuk mengetahui apa solusinya,” ucapnya.
Sementara itu, pengamat terorisme Al Chaidar menjelaskan, selama ini bahan peledak atau zat kimia yang bisa diracik untuk menjadi bahan peledak memang dijual bebas.
“Sebenarnya bukan bahan peledak, tapi bisa digunakan untuk menjadi bahan peledak, maka setiap pembelian perlu untuk menyertakan identitas sehingga dapat diawasi,” paparnya.
Karena itu, lanjut dia, menjadi penting untuk mendata setiap orang yang membeli bahan peledak atau bahan yang bisa diracik menjadi bahan peledak.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password