Kapolda Kalbar Hadir Dalam Apel Kesiapan Pengawasan Pemilihan Umum Tahun 2019

Tribratanews.polri.go.id – Pontianak. Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menghadiri apel kesiapan pengawasan pemilihan umum tahun 2019 yang digelar di Auditorium Universitas Tanjungpura, Kamis(14/03/19).

Turut hadir dalam kegiatan apel kesiapan pengawasan pemilihan umum tersebut Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji SH M.Hum, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat Ruhermansyah SH, serta 552 Pengawas Pemilu tingkat kecamatan di Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, kapolda Kalbar mengatkan bahwa dalam situasi Kamtibmas Kalbar sampai dengan saat ini, dalam dinamika pesta demokrasi Pemilu 2019 masih dalam kondisi kondusif. dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 Polri khususnya Polda Kalbar turut serta dan terlibat langsung dalam pelaksanaan pengamanannya, polda kalbar tentunya memastikan penyelenggaraan pemilu 2019 harus berlangsung aman, damai dan sukses. Walaupun ada beberapa permasalahan terkait pelaksanaan tahapan pemilu 2019, dilihat dari data yang terhimpun, terdapat 84 laporan yang diterima Bawaslu, 69 jumlah temuan langsung, 15 laporan masuk, di antaranya 55 pelanggaran ADM, 14 dikategorikan pidana, 4 etika, 5 UU lainnya.

“Dalam menjalankan kehidupannya kita bersama-sama dengan masyarakat dan pemerintah harus memahami pentingnya cara pandang bangsa indonesia mengenai diri dan lingkungannya. Mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Integrasi nasional dari keberagaman kultural mengandung satu kesatuan ideologi, kesatuan politik, kesatuan sosial budaya, kesatuan ekonomi, dan kesatuan pertahanan dan keamanan, yang dibingkai dengan negara kesatuan republik indonesia. Kita semua yang hadir di sini dalam apel kesiapan pengawasan pemilihan umum tahun 2019 tentunya menginginkan agar pernyelenggaraan pemilu dapat berlangsung tertib dan memastikan berjalan aman serta mampu menjamin suksesnya penyelenggaraan pemilu 2019 di Kalimantan Barat,” tambah Kapolda Kalbar.

“Pengalaman Pilkada Serentak 2018 tentunya menjadi alat ukur kita dalam kebersamaan dan soliditas yang tinggi baik dari unsur pemerintah maupun dari unsur komponen masyarakat yang sama-sama menginginkan Kalbar menjadi provinsi yang maju dan berhasil membawa kalbar sebagai provinsi teraman dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018. Oleh sebab itu begitu mulianya tujuan politik yang sejatinya, proses dan tahapannya berjalan secara santun, damai dan bermartabat. Barometer politik santun atau politik yang beretika adalah menghilangkan fitnah, agitasi/hasutan, provokasi, penyebaran informasi hoaks dan ujaran kebencian. termasuk di dalamnya mempolitisasi isu agama dan sara,” tutup Kapolda kalbar.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password