Rangkaian Hari Raya Suci Nyepi Caka 1941 dan Cipta Kondisi Pilpres 2019, Kapolda Bali Gelar Lomba Ogoh-Ogoh

Tribratanews.polri.go.id – Denpasar. Dalam rangkaian Hari Raya Suci Nyepi Caka 1941 dan Cipta Kondisi menjelang Pilpres 2019, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menggelar lomba ogoh-ogoh di Jln. Gatot Subroto Tengah, Rabu (6/3/19).

Kapolda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pertama kalinya diadakan acara lomba ogoh – ogoh oleh Polda Bali yang dinilai pada sisi keamanan dan ketertiban. Tujuan kegiatan ini untuk memperlihatkan bahwa Pawai Ogoh – Ogoh dapat terlaksana dengan tertib, aman dan sejuk menjelang Pilpres 2019 nanti.

Kapolda juga menyampaikan bahwa Pawai Ogoh-Ogoh merupakan Budaya Bali yang harus dilestarikan oleh generasi muda sebagai warisan dunia. ” Mari kita ciptakan Bali yang aman, damai dan sejuk menjelang Pilpres 2019 dan Kita Jadikan Pawai Ogoh – Ogoh yang merupakan budaya Bali sebagai warisan dunia. From Bali We Shake The World”, jelasnya.

Dalam perlombaan nanti, Ogoh-ogoh akan dinilai sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Kategori penilaian akan dinilai oleh para juri dan tentu saja penilaian dari masyarkat terutama dari golongan anak – anak akan turut mempengaruhi hasil pemilihan juara nanti. ” Yang utama itu penilaian anak-anak, kalau meriah berarti bagus”, jelas Kapolda.

Disela- sela acara perlombaan ogoh-ogoh tersebut Kapolda memberikan kuis kepada 10.000 masyarakat tentang kecintaan Presiden Jokowi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk meningkatkan wawasan nusantara dan memaknai nilai Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, dan Pancasila yang seluruhnya menjadi falsafah negara.

Kapolda juga menegaskan tidak boleh ada bendera lain selain bendera merah putih, tidak boleh ada nuansa lain yang menggangu persatuan dan kesatuan di Negara Republik Indonesia. “Mari kita jaga bersama-sama pulau Bali ini. Mengingat pulau Bali sebagai The Island of Gods, The Island of Love, The Island of Paradise, The Island of Thousand Temples, The Island of Peace and The Island of Tolerance,”jelasnya.

Dan dari hasil penilaian juri dan masyarakat, Juara 1 diraih oleh Ogoh-Ogoh Ampah Campah dari ST. Panca Kumara, Juara 2 diraih oleh Ogoh-Ogoh Mayadenawa Pecah Maring Ranang Ghana dari ST. Dasa Laksana, Panca Kelod dan Juara 3 diraih oleh Ogoh-Ogoh Bungkeneng, ST. Werdhi Sesana, Tonja.

Diakhir acara pawai Ogoh-Ogoh itu, Kapolda menyerahkan Hadiah berupa Piala, Piagam dan Uang pembinaan kepada para peraih juara. ” Selamat kepada para juara, tingkatkan kreatifitas dan tetap lestarikan seni dan budaya Bali”, jelasnya.

(Bg/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password