Berkedok Petani, Pria Ini Jadikan Rumahnya Home Industri Narkoba

Tribratanews.polri.go.id-Palembang. Polisi Menangkap seorang petani karet, Rismadi (38) ditangkap saat pelaku memproduksi narkoba jenis ekstasi di sebuah rumah yang dijadikan home industri narkoba. Pelaku mampu memproduksi barang haram itu sebanyak 27 butir dalam satu jam, Selasa (5/3/19).

Pelaku digerebek Satres Narkoba Polres Prabumulih di Jalan Srikandi, Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih, Sumatera Selatan. Barang bukti diamankan sepiring serbuk warna merah muda, satu set alat cetak, dua alat cetak logo, dan 27 butir ekstasi yang baru diproduksi.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk mengungkapkan, penggerebekan tersebut dilakukan berkat laporan warga yang menduga kerap terjadi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di TKP. Saat digerebek, pihaknya mengamankan seorang pelaku yang sedang memproduksi ekstasi.”Kita gerebek dan ternyata rumah itu dijadikan home industri pembuatan ekstasi,” ungkap AKBP Tito Hutauruk, Selasa (5/3).

Dari hasil pemeriksaan, rumah ini milik BY (DPO) yang meminta bantuan tersangka Rismadi untuk memproduksi barang terlarang itu. Meski masih usaha rumahan, produksinya terbilang cukup banyak.”Satu jam bisa menghasilkan 27 butir ekstasi, lumayan besar walaupun bukan sekelas pabrik,” ungkap Kapolres Prabumulih.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. Sedangkan pemilik usaha telah ditetapkan sebagai buronan.
“Tersangka mengaku ekstasi produknya dijual Rp 30 ribu per butir, tetapi belum banyak diedarkan,” jelas Kapolres Prabumulih.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password