Program “Ngopim@s” (Bagian 4) : Warga Pogalan Dan Durenan Sambut Hangat Kedatangan Kapolres Trenggalek

Tribratanews.polri.go.id – Polres Trenggalek, Program Ngopim@s (Ngobrolin Polisi dan Kamtibmas) sesi ke 4 kembali digelar. Kapolres Trenggalek bersama pejabat utama bertandang ke dua kecamatan sekaligus yakni Kecamatan Pogalan dan Durenan. Kapolsek bersama jajaran Muspika menyambut langsung rombongan Kapolres di depan kantor Kecamatan Pogalan. Sementara itu di aula telah hadir 3 pilar dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Pogalan.

(Baca juga : Program “Ngopim@s” (Bagian 3) : Keramahan Di Balik Medan Esktrim Kecamatan Munjungan)

Mengawali sambutannya, AKBP Donny Adityawarman, S.I.K, M.Si menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya disebabkan harus mengikuti video conference dengan Presiden RI dan Kapolri. Lebih lanjut Donny menyampaikan bahwa tujuan acara Ngopim@s ini adalah bisa bertatap muka dan berinteraksi secara langsung sekaligus menampung aspirasi masyarakat.

Terkait dinamika Kamtibmas nasional dan regional, Donny berharap masyarakat mampu memfilter berita-berita yang tidak benar atau hoax.

“Jangan terpengaruh hiruk pikuk peristiwa di Jakarta, para pendiri bangsa sudah menetapkan Pancasila yang Berbhinneka Tunggal Ika sebagai dasar negara”, jelas Donny.

Menyikapi kegundahan beberapa kepala desa terkait dengan penggunaan anggaran desa, Donny menuturkan agar para Kades tidak usah takut menggunakan anggaran asalkan sesuai dengan ketentuan.

“Nantinya akan dibentuk tim asistensi dari Pemda, Polri dan  Kejaksaan”, jelas Donny.

Ada pertanyaan menarik yang dilontarkan salah satu peserta saat sesi tanya jawab, yakni perihal banyaknya pelajar yang menggunakan sepeda motor ke sekolah mengingat jarak dan minimnya angkutan umum serta waktu yang terbatas.

“Harus meneladani semangat orang tua dahulu yang dengan fasilitas terbatas mampu menempuh pendidikan. Tentang angkutan umum, nanti akan kami sampaikan kepada Pemerintah Daerah kemungkinan pengadaan bus sekolah”, jawab Donny.

Tak kalah seru di Kecamatan Durenan. Acara Ngopim@s yang mengambil tempat di balai Desa Pandean ini berjalan cukup interaktif. Salah seorang Kades meminta agar penanganan narkoba tidak hanya penjual tapi termasuk pembelinya. Demikian pula penanganan pelajar yang sering bolos.

Tatap muka Kapolres Trenggalek dengan warga se-Kecamatan Durenan dalam program "Ngopim@s" yang dipusatkan di balai Desa Pandean
Tatap muka Kapolres Trenggalek dengan warga se-Kecamatan Durenan dalam program “Ngopim@s” yang dipusatkan di balai Desa Pandean

“Tolong pak, warung kopi yang melayani anak-anak sekolah ngopi dan merokok dioperasi. Waktu jam sekolah maupun pulang sekolah”, ungkap seorang perwakilan guru.

Sesi tanya jawab mewarnai keseruan acara "Ngopim@s"
Sesi tanya jawab mewarnai keseruan acara “Ngopim@s”

Donny menegaskan bahwa untuk Narkoba, polisi akan terus kejar hingga keakarnya. Penanganan kasus Narkoba berpijak pada undang-undang yang ada.

“Kami tetap komitmen untuk memberantas Narkoba dan Miras di Trenggalek. Khusus operasi di warung kopi nanti akan ditindaklanjuti oleh Kapolsek. Silakan laporkan apabila ditemukan. Mari kita lindungi anak-anak kita dari kenakalan dan kejahatan”, tandas Kapolres penggemar trail adventure ini.

Penulis : Ady
Editor : Handoko
Publish : Handoko

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password