Kapolda Papua Pimpin Rapat Pertemuan dengan MRP di Aula Cendrawasih

Tribratanews.polri.go.id – Papua.  Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si Menggelar Pertemuan dan Diskusi dengan  MRP di Aula Rupatama Mapolda Papua, Jumat (01/03/19).

Kegiatan Pertemuan dan Diskusi ini dihadiri oleh Wakapolda Papua, Perwakilan MRP, Dir Intelkam Polda Papua, Dir Reskrim Umum Polda Papua, Kabid Humas Polda Papua.

Dalam kegiatan tersebut Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si menyampaikan Perkembangan Situasi di Prov. Papua Akhir pekan ini yaitu Pasca kejadian Yang terjadi di Koya Barat Pada Hari Rabu tanggal 27 Februari 2019.

“Saya katakan bahwa ini merupakan kriminal murni untuk tidak membesar – besarkan agar peristiwa ini tidak bernuansa SARA karena Isu permasalahan ini sangat sensitif yang dapat mengoyak rasa persaudaraan kita,” tegas Kapolda Papua.

Kapolda Papua menambahkan, Kami juga sudah mengumpulkan bukti dan keterangan bahwa pengrusakan ini benar – benar terjadi dan telah diputuskan 7 (tujuh) orang menjadi tersangka, untuk JUT (Jafar Umar Thalib) sendiri saat ini sedang kami rawat di rumah sakit Bhayangkara karena sedang dalam keadaan sakit,kami harap MRP mendukung kami dalam penegakan hukum terhadap kasus ini.

Pada Kesempatan Yang sama Adapun Penyampaian dari Yoel L Mulait  Selaku Ketua Tim Pokja Agama MRP, berterima kasih kepada pihak Polda Papua yang sudah dengan sangat cepat dalam merespon kejadian pengrusakan yang dilakukan oleh JUT(Jafar Umar Thalib) dan kelompoknya.

“Kami juga sangat setuju dengan pernyataan Kapolda bahwa ini memang kasus kriminal murni tidak berhubungan dengan unsur lainnya dan Permasalahan ini tidak perlu untuk dibesar – besarkan,” ucap Yoel L Mulait.

Diakhir Pertemuan dan Diskusi Kapolda Papua Menghimbau Jangan ragukan Profesionalisme Polda Papua dalam penganan kasus ini, yang saya inginkan MRP mendukung kami dengan cara berkoordinasi dengan Kajati untuk meminta JPU (Jaksa Penuntut Umum) yang bagus dan berkoordinasi dengan Pengadilan Tinggi untuk putusannya sesuai keinginan masyarakat Papua. Saya juga sudah berpesan kepada As Pidum ini masalah sensitif sehingga ditangani dengan serius.

(js/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password